Malam 1 Suro 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Tradisi yang Masih Dilakukan

Anggi Mardiana
15 Juni 2026, 12:25
Malam 1 Suro 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa
Freepik
Malam 1 Suro 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Malam 1 Suro 2026 jatuh pada tanggal berapa? Dalam tradisi masyarakat Jawa, malam 1 Suro merupakan salah satu momen yang dianggap penuh makna dan memiliki nilai sakral. Karena itu, tidak sedikit orang yang ingin mengetahui kapan malam 1 Suro 2026 akan berlangsung.

Malam 1 Suro menandai pergantian tahun dalam penanggalan Jawa. Uniknya, perayaan tersebut bertepatan dengan 1 Muharam, yang merupakan awal Tahun Baru Islam dalam kalender Hijriah.

Bagi sebagian masyarakat Jawa, malam 1 Suro bukan hanya menjadi penanda datangnya tahun baru, tetapi juga dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk berdoa, melakukan introspeksi diri, serta menjalankan berbagai tradisi dan ritual adat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Malam 1 Suro Jatuh Pada Tanggal Berapa?

Larangan Malam 1 Suro
Kapan Malam 1 Suro (Freepik.com)

Tahun 2026, 1 Suro jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Namun, karena sistem penanggalan Jawa menghitung pergantian hari sejak matahari terbenam atau malam sebelumnya, maka malam 1 Suro dimulai pada Senin malam, 15 Juni 2026.

Tanggal tersebut juga bertepatan dengan 1 Muharam 1448 Hijriah atau Tahun Baru Islam. Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan 1 Muharam sebagai hari libur nasional, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut untuk beribadah, mengikuti tradisi, atau berkumpul bersama keluarga.

Tradisi Malam 1 Suro

Tradisi malam 1 Suro selalu menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya di tanah Jawa. Momen yang bertepatan dengan pergantian tahun dalam kalender Jawa ini tidak hanya dimaknai sebagai awal tahun baru, tetapi juga sebagai waktu untuk berdoa, melakukan introspeksi, serta melestarikan berbagai ritual adat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Berikut beberapa tradisi malam 1 Suro:

1. Kirab Muharram

Kirab Muharram menjadi salah satu tradisi yang paling melekat dengan perayaan malam 1 Suro di kawasan Keraton Surakarta. Prosesi ini ditandai dengan arak-arakan kerbau putih atau kerbau bule keturunan Kiai Slamet yang mengelilingi area keraton bersama para abdi dalem.

Kerbau tersebut diyakini sebagai hewan kesayangan Susuhunan dan dipandang memiliki nilai sakral. Karena itu, tradisi ini terus dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya yang telah berlangsung turun-temurun.

2. Ngadulang

Ngadulang merupakan tradisi menyambut 1 Suro yang masih dilestarikan oleh masyarakat Sukabumi, Jawa Barat. Perayaan ini diisi dengan beragam kegiatan budaya dan perlombaan yang melibatkan warga, salah satunya lomba menabuh bedug yang menjadi daya tarik utama.

3. Nganggung

Tradisi Nganggung berasal dari Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Dalam pelaksanaannya, masyarakat membawa dulang atau nampan berisi nasi beserta aneka lauk dan hidangan lainnya ke masjid atau lokasi berkumpul untuk kemudian disantap bersama sebagai simbol kebersamaan.

4. Pawai Obor

Pawai obor menjadi tradisi yang umum dijumpai saat menyambut Tahun Baru Islam, terutama di wilayah Banten dan sejumlah daerah lainnya. Dalam kegiatan ini, masyarakat berjalan beriringan sambil membawa obor, serta mengenakan busana muslim berwarna putih sebagai bentuk syiar dan semangat menyambut tahun baru Hijriah.

5. Bubur Asura

Tradisi Bubur Asura masih dijumpai di berbagai daerah, seperti Kalimantan, Garut, Tasikmalaya, hingga Limbangan di Jawa Barat. Warga secara gotong royong memasak bubur merah dan bubur putih yang kemudian dibagikan atau dinikmati bersama. Prosesi ini umumnya diiringi pembacaan shalawat, doa, dan zikir sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan memperoleh keberkahan di tahun yang baru.

Meski setiap daerah memiliki tata cara dan tradisi yang berbeda, berbagai ritual malam 1 Suro pada dasarnya mengandung makna yang sama, yaitu mempererat kebersamaan, menumbuhkan rasa syukur, serta menyambut pergantian tahun dengan doa dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

Bagi masyarakat yang masih bertanya malam 1 Suro 2026 jatuh pada tanggal berapa, dimulai pada Senin malam, 15 Juni 2026, dan memasuki tanggal 1 Suro pada Selasa, 16 Juni 2026. Momen ini bertepatan dengan 1 Muharam 1448 Hijriah yang juga diperingati sebagai Tahun Baru Islam dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. 

Selain menjadi penanda pergantian tahun dalam kalender Jawa, malam 1 Suro juga dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk berdoa, bermuhasabah, serta melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan