Ayah Neymar Kirim Surat, Minta Sang Putra Tak Pensiun

Izzul Millati
9 Juli 2026, 11:42
Ayah Neymar
Bola.Kompas.com
Ayah Neymar
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Brasil harus mengakhiri langkah di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah kalah 1-2 dari Norwegia di MetLife Stadium, Amerika Serikat, pada Senin (6/7/2026). Kekalahan tersebut sekaligus menjadi penampilan terakhir Neymar bersama tim nasional Brasil setelah penyerang berusia 34 tahun itu mengumumkan pensiun dari Selecao. Sehari kemudian, Ayah Neymar, Neymar da Silva Santos, mengunggah surat terbuka melalui media sosial yang berisi dukungan emosional dan permintaan agar putranya tidak mengakhiri karier sebagai pesepak bola.

Surat tersebut menjadi perhatian publik karena disampaikan di tengah kekecewaan Brasil gagal melaju ke perempat final. Dalam pesannya, Neymar da Silva Santos mengajak putranya untuk tidak menjadikan kegagalan di Piala Dunia sebagai akhir perjalanan. Ia berharap Neymar tetap bermain sepak bola, kembali menikmati permainan, dan tidak mengambil keputusan besar ketika masih berada dalam situasi emosional akibat hasil pertandingan.

Keputusan Neymar pensiun dari tim nasional juga menandai berakhirnya perjalanan internasional yang berlangsung selama 16 tahun. Menariknya, MetLife Stadium memiliki arti khusus dalam karier sang pemain karena menjadi lokasi debutnya bersama Brasil pada Juli 2010 sekaligus tempat laga terakhirnya bersama Selecao. Seusai pertandingan, Neymar mengatakan bahwa seluruh perjalanannya bersama tim nasional dimulai dan berakhir di stadion yang sama.

Surat Ayah Neymar Berisi Pesan Dukungan

Melalui akun Instagram pribadinya, Neymar da Silva Santos menyampaikan surat terbuka yang berisi refleksi mengenai perjalanan hidup dan karier putranya. Ia mengenang Neymar sebagai anak yang sejak kecil tidak pernah lepas dari bola dan memiliki impian menjadi pesepak bola profesional. Menurutnya, sejak usia dini sudah terlihat bahwa putranya memiliki bakat sekaligus tujuan hidup yang istimewa.

Dalam surat tersebut, ia juga mengingat berbagai pengorbanan yang telah dilalui keluarga. Mulai dari mendampingi Neymar sejak masa kanak-kanak, melihatnya menjalani debut sebagai pemain profesional, bermain untuk tim nasional Brasil, hingga berkembang menjadi salah satu pesepak bola terbaik di dunia. Baginya, seluruh perjalanan tersebut tidak hanya dibangun melalui bakat dan kerja keras, tetapi juga melalui keyakinan, doa, serta dukungan keluarga.

Ayah Neymar mengaku bersyukur dapat mendampingi setiap tahap perjalanan putranya, baik ketika meraih berbagai pencapaian maupun saat menghadapi masa-masa sulit akibat cedera, kritik, atau kegagalan di lapangan. Ia menilai pengalaman tersebut telah membentuk karakter Neymar sebagai atlet sekaligus pribadi.

Bagian utama dari surat itu berisi dorongan agar Neymar tidak berhenti bermain sepak bola. Ia meminta putranya menemukan kembali kegembiraan ketika menguasai bola, menikmati pertandingan, dan kembali tersenyum di lapangan. Menurutnya, kondisi fisik Neymar yang telah pulih memberikan kesempatan untuk terus melanjutkan karier profesional.

Selain itu, ia mengingatkan agar Neymar tidak membiarkan kritik, ekspektasi publik, ataupun hasil pertandingan memengaruhi keputusan besar mengenai masa depannya. Ia meyakini bahwa kegagalan di Piala Dunia bukanlah akhir dari perjalanan hidup seseorang. Dalam pandangannya, masih banyak kesempatan yang dapat diraih apabila tetap menjalani proses dengan optimistis dan penuh keyakinan.

Di bagian akhir surat, ia juga mengajak Neymar menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur, tetap berlatih, meluangkan waktu bersama keluarga, serta terus menjadi pribadi yang memberikan inspirasi bagi banyak orang. Ia menegaskan akan selalu memberikan dukungan kepada putranya dalam setiap keputusan yang diambil.

Alasan Ayah Neymar Meminta Putranya Tetap Bermain

Permintaan tersebut muncul setelah Neymar memastikan pensiun dari tim nasional Brasil. Seusai pertandingan melawan Norwegia, Neymar menyatakan bahwa dirinya telah berusaha semaksimal mungkin selama membela Selecao dan merasa perjalanannya bersama tim nasional telah selesai.

Meski demikian, Neymar belum mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional di level klub. Kondisi tersebut membuat masa depannya sebagai pemain masih terbuka. Karena itu, ayahnya berharap keputusan mengakhiri karier internasional tidak diikuti dengan keputusan meninggalkan dunia sepak bola secara keseluruhan.

Dukungan yang disampaikan melalui surat terbuka juga menunjukkan keyakinan keluarga bahwa Neymar masih memiliki kemampuan untuk terus berkompetisi. Menurut ayahnya, pengalaman, kondisi fisik, dan kecintaan terhadap sepak bola menjadi modal yang masih dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan karier di level klub.

Surat tersebut juga mengandung pesan bahwa keputusan besar sebaiknya tidak diambil ketika seseorang masih berada dalam situasi emosional. Dengan tetap bermain sepak bola, Neymar dinilai memiliki kesempatan untuk kembali menikmati olahraga yang telah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil.

Perjalanan Neymar Bersama Timnas Brasil

Pensiunnya Neymar menutup salah satu era penting dalam sejarah sepak bola Brasil. Debutnya bersama tim nasional terjadi pada Juli 2010 di MetLife Stadium. Enam belas tahun kemudian, stadion yang sama menjadi lokasi pertandingan terakhirnya setelah Brasil tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Selama membela Selecao, Neymar mencatatkan 130 penampilan dan mengoleksi 80 gol. Torehan tersebut menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Brasil, melampaui rekor Pele yang sebelumnya mencetak 77 gol.

Di level prestasi, Neymar membantu Brasil menjuarai Piala Konfederasi FIFA 2013 dan meraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, setelah sebelumnya memperoleh medali perak pada Olimpiade London 2012. Meski demikian, ia belum berhasil mempersembahkan gelar Copa America maupun Piala Dunia.

Piala Dunia 2026 menjadi penutup perjalanan internasional Neymar. Kekalahan 1-2 dari Norwegia mengakhiri harapan Brasil meraih gelar juara dunia keenam sekaligus menjadi pertandingan terakhir sang penyerang bersama tim nasional. Momen tersebut juga menjadi kesempatan terakhir publik menyaksikan Neymar tampil di panggung Piala Dunia.

Terlepas dari keputusan pensiun dari Selecao, masa depan Neymar sebagai pemain klub masih terbuka. Karena itu, surat yang disampaikan Ayah Neymar dipandang sebagai bentuk dukungan moral agar putranya tidak menjadikan kegagalan di Piala Dunia sebagai akhir dari karier sepak bolanya, melainkan sebagai awal untuk kembali menikmati permainan dan membuka babak baru dalam perjalanan profesionalnya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan