Profil Jayden Adams, Pemain Piala Dunia 2026 yang Wafat di Umur 25 Tahun

Izzul Millati
13 Juli 2026, 13:23
Jayden Adams
Okezone.Bola
Jayden Adams
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dunia sepak bola berduka setelah gelandang tim nasional Afrika Selatan, Jayden Adams, meninggal dunia pada usia 25 tahun pada 11 Juli 2026. Kabar tersebut diumumkan oleh Kementerian Olahraga Afrika Selatan dan dikonfirmasi oleh sejumlah organisasi sepak bola nasional. Hingga kini, penyebab kematiannya belum diumumkan secara resmi, sehingga masih menjadi perhatian publik dan otoritas terkait.

Kepergian Adams mengejutkan publik karena beberapa hari sebelumnya ia masih tampil membela Afrika Selatan pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dalam turnamen tersebut, Adams menjadi bagian penting dari skuad Bafana Bafana yang berhasil mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Ucapan belasungkawa datang dari berbagai pihak, mulai dari Federasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA), Serikat Pesepak Bola Profesional Afrika Selatan (SAFPU), rekan setim, hingga Presiden FIFA Gianni Infantino. Mereka mengenang Adams sebagai gelandang muda berbakat yang memiliki kontribusi besar bagi tim nasional serta masa depan cerah di sepak bola Afrika.

Kabar duka tersebut membuat Jayden Adams menjadi perhatian publik. Banyak pencinta sepak bola kemudian mencari informasi mengenai siapa sosoknya, bagaimana perjalanan kariernya, serta kontribusinya bagi tim nasional Afrika Selatan.

Profil Jayden Adams dan Perjalanan Kariernya

Nama Jayden Adams telah dikenal di kompetisi sepak bola Afrika Selatan sebelum tampil di Piala Dunia 2026. Ia lahir pada 2001 di Afrika Selatan dan berposisi sebagai gelandang tengah yang dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik, visi permainan, serta daya jelajah tinggi di lapangan.

Karier profesionalnya dimulai bersama Stellenbosch FC. Di klub tersebut, Adams berkembang menjadi salah satu gelandang muda yang konsisten tampil di Liga Primer Afrika Selatan. Penampilannya yang stabil membuatnya mendapat perhatian klub-klub besar di dalam negeri.

Performa tersebut kemudian membawanya bergabung dengan Mamelodi Sundowns pada awal 2025. Kepindahan ini menjadi titik penting dalam kariernya karena ia bermain di klub dengan level kompetisi yang lebih tinggi dan target prestasi yang lebih besar.

Bersama Mamelodi Sundowns, Adams turut berkontribusi dalam keberhasilan klub meraih gelar Liga Champions Afrika musim 2025/2026. Pencapaian ini memperkuat posisinya sebagai salah satu gelandang muda potensial di Afrika Selatan.

Di level internasional, Adams menjalani debut bersama tim nasional senior Afrika Selatan pada 2022. Sejak saat itu, ia menjadi bagian dari skuad utama dan tampil dalam sejumlah pertandingan penting, termasuk babak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Jayden Adams Bersama Afrika Selatan di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 menjadi ajang terbesar dalam karier Adams sekaligus momentum penting bagi tim nasional Afrika Selatan. Dalam turnamen tersebut, ia dipercaya sebagai salah satu pemain inti di lini tengah oleh pelatih tim nasional.

Adams tampil sebagai starter saat Afrika Selatan menghadapi Meksiko dan Republik Ceko pada fase grup. Ia kemudian masuk sebagai pemain pengganti saat menghadapi Korea Selatan dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 1-0. Hasil tersebut memastikan Afrika Selatan lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Pada babak 32 besar, Afrika Selatan menghadapi Kanada. Meski harus tersingkir, pencapaian lolos ke fase gugur tetap menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola negara tersebut.

Selama turnamen berlangsung, Adams juga menghadapi situasi pribadi yang berat. Sehari sebelum pertandingan melawan Republik Ceko, neneknya meninggal dunia. Ia tetap berusaha tampil membela tim nasional, namun akhirnya ditarik keluar pada babak pertama pertandingan tersebut. Peristiwa ini kembali menjadi sorotan setelah kabar wafatnya diumumkan.

Prestasi dan Warisan Jayden Adams

Meski meninggal dunia pada usia 25 tahun, Adams meninggalkan sejumlah pencapaian penting dalam karir sepak bolanya. Ia dikenal sebagai pemain yang berkembang dari kompetisi domestik hingga tampil di panggung internasional.

Selama memperkuat Stellenbosch FC dan Mamelodi Sundowns, Adams menunjukkan konsistensi sebagai gelandang yang mampu berkontribusi dalam permainan tim. Bersama Mamelodi Sundowns, ia turut membawa klub meraih gelar Liga Champions Afrika musim 2025/2026, yang menjadi salah satu prestasi tertinggi dalam kariernya.

Di tim nasional, Adams menjadi bagian dari generasi yang berhasil membawa Afrika Selatan menembus babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Perannya di lini tengah dinilai penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim selama turnamen berlangsung.

Kepergian Jayden Adams juga memicu gelombang penghormatan dari komunitas sepak bola internasional. FIFA, otoritas olahraga Afrika Selatan, klub, serta rekan-rekannya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan mengenang Adams sebagai pemain yang memiliki dedikasi tinggi terhadap sepak bola.

Meski perjalanan hidupnya berakhir lebih cepat, kontribusi Adams bagi sepak bola Afrika Selatan tetap dikenang. Kiprahnya di Piala Dunia 2026 menjadi bagian dari sejarah penting yang menunjukkan perkembangan sepak bola negara tersebut di tingkat global.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan