5 Fakta Kebakaran Hebat Kampung Adat Sade di NTB
Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami kebakaran pada Sabtu (22/8/2026) malam. Api menghanguskan sejumlah bangunan penting dari kawasan permukiman adat, sekaligus tempat wisata budaya.
Ada sekitar 120-an rumah adat Sade yang hangus dilalap api. Kebakaran Desa Sade tak hanya menimbulkan kerugian material, api juga menyisakan kekhawatiran terhadap kelestarian warisan budaya masyarakat setempat.
Merangkum berbagai sumber, berikut lima fakta kebakaran hebat Kampung Adat Sade di NTB:
Fakta Kebakaran Hebat Kampung Adat Sade di NTB
Kebakaran hebat Kampung Adat Sade di NTB menghanguskan sebagian besar rumah warga di kawasan Desa Adat Sade yang mayoritas bangunannya terbuat dari bambu, kayu, bedek, dan beratapkan ilalang. Desa Adat Sade merupakan salah satu destinasi wisata di Lombok yang selama ini mempertahankan kehidupan dan tradisi masyarakat Suku Sasak secara turun-temurun.
Berikut sejumlah fakta kebakaran Kampung Adat Sade berdasarkan informasi sementara yang telah diperoleh:
1. Sejarah Desa Adat Sade
Desa Adat Sade berada di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Kampung ini dikenal sebagai salah satu permukiman tradisional masyarakat Suku Sasak yang masih mempertahankan bentuk kehidupan adatnya.
Sejumlah sumber menyebut Desa Sade telah berusia sekitar 600 tahun dan diperkirakan telah ada sejak sekitar abad ke-14. Angka tersebut menggambarkan usia perkampungan Sade, bukan usia keberadaan Suku Sasak di Lombok yang memiliki sejarah lebih panjang.
Rumah di Sade bukan sekadar tempat tinggal. Arsitektur tradisional menjadi bagian dari identitas kawasan, dan merupakan salah satu hal yang membuat Sade dikenal sebagai icon wisata budaya NTB.
Masyarakat Sade selama ini mempertahankan arsitektur, tradisi, kerajinan, serta tata kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun.
2. Dugaan Awal Kemunculan Api
Polda NTB dan Polres Lombok Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran rumah di Desa Adat Sade. Hingga kini, penyebab kebakaran tersebut belum diketahui. Garis polisi telah terpasang di lokasi kebakaran.
Pihak kepolisian belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung. Dugaan awal, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Wita.
Api diduga berasal dari bangunan di dekat masjid yang ada di tengah Desa Sade.
3. Ratusan Rumah dan Warga Terdampak
Kebakaran di Desa Adat Sade telah berhasil dipadamkan pada Minggu (23/8/2026) pagi. Berdasarkan data sementara, jumlah rumah yang terbakar mencapai 120 unit.
Jumlah korban terdampak mencapai 320 jiwa atau 120 kepala keluarga (KK). Peristiwa yang terjadi pada malam hari membuat banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang berharga mereka.
Otoritas setempat menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran Desa Adat Sade. Pemerintah Daerah akan memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, termasuk sandang, pangan, serta rasa aman bagi keluarga yang rumahnya terdampak kebakaran.
4. Bukan Pertama Kalinya
Kebakaran hebat ini bukan kali pertama kalinya terjadi di Desa Adat Sade. Kebakaran pernah terjadi di Desa Adat Sade sekitar enam hingga tujuh kali.
Namun, kebakaran Desa Adat Sade kali ini menjadi yang terparah sebab menghanguskan ratusan bangunan rumah warga.
5. Rencana Pembangunan Ulang Desa Adat Sade
Masyarakat Desa Adat Sade berharap ratusan rumah yang terbakar bisa dibangun kembali sesegera mungkin. Menteri Pariwisata Widiyanti, Putri Wardhana memastikan Desa Adat Sade akan dibangun kembali setelah dilanda kebakaran.
Ia mengatakan, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adat Desa Sade akan memastikan proses rekonstruksi dilakukan setelah penanganan darurat selesai. Di tengah dampak yang ditimbulkan, rencana pembangunan ulang diharapkan tidak sekedar mengembalikan bangunan yang rusak, melainkan mempertahankan karakter, tradisi, dan identitas Desa Adat Sade.
Dengan dukungan berbagai pihak serta keterlibatan masyarakat setempat, Desa Adat Sade diharapkan dapat kembali bangkit dan menjadi ruang hidup sekaligus destinasi wisata budaya yang terus terjaga bagi generasi mendatang.
Itulah rincian lengkap fakta kebakaran hebat Kampung Adat Sade di NTB. Peristiwa ini bukan hanya menyebabkan kerusakan bangunan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan warisan budaya yang selama ini dijaga masyarakat Sade.

