Daftar 16 Penerbangan Internasional Dibatalkan Akibat Erupsi Anak Krakatau
Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali memicu gangguan serius terhadap sistem transportasi udara nasional dan internasional. Sebanyak 16 penerbangan internasional dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang, Banten, resmi dibatalkan pada Minggu (6/9/2026), dilansir Kementerian Perhubungan dalam keterangannya. Langkah pembatalan dilakukan demi mengantisipasi bahaya sebaran abu vulkanik erupsi Anak Krakatau yang membumbung tinggi dan mengancam koridor penerbangan.
Erupsi yang terjadi sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari ini menyebabkan penutupan sementara operasional Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 01.30 WIB hingga 05.30 WIB. Langkah penutupan sementara diambil setelah otoritas bandara bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengkonfirmasi adanya sebaran abu vulkanik di kawasan udara Banten hingga sebagian Jakarta.
Otoritas penerbangan menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) sebagai panduan navigasi bagi seluruh maskapai. Penutupan jalur penerbangan dan pembatalan jadwal merupakan safety procedure mutlak, mengingat partikel silika dalam abu vulkanik dapat meleleh di dalam mesin jet dan berisiko memicu kegagalan fungsi mesin.
Kronologi dan Dampak Erupsi Anak Krakatau terhadap Penerbangan
Erupsi Gunung Anak Krakatau melontarkan kolom abu vulkanik dengan intensitas tebal yang membumbung tinggi di atas permukaan laut. Arah angin membawa material abu bergerak ke arah timur dan timur laut, menutupi koridor udara vital yang melayani lalu lintas penerbangan dari dan menuju ibu kota.
Secara keseluruhan, tercatat sedikitnya 33 jadwal penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak oleh peristiwa ini. Selain 16 penerbangan internasional yang dibatalkan, terdapat 7 penerbangan mengalami penundaan, serta 5 penerbangan lainnya harus dijadwalkan ulang.
Merespons penutupan sementara operasional bandara, pengelola Bandara Soekarno-Hatta langsung menyiagakan posko pelayanan informasi dan bantuan di tiap terminal. Langkah ini dilakukan guna memfasilitasi proses penyesuaian jadwal ulang, pengembalian dana tiket, maupun koordinasi akomodasi bagi ribuan calon penumpang yang terdampak.
Daftar 16 Penerbangan Internasional yang Dibatalkan
Keputusan pembatalan jadwal diambil oleh maskapai pengelola rute internasional setelah mengevaluasi laporan meteorologi terkait sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Berikut adalah tabel rincian 16 penerbangan internasional yang dibatalkan:
| No. | Maskapai | Nomor Penerbangan | Rute Penerbangan | Status |
| 1 | Singapore Airlines | SQ 951 | Jakarta (CGK) - Singapura (SIN) | Dibatalkan |
| 2 | Singapore Airlines | SQ 952 | Singapura (SIN) - Jakarta (CGK) | Dibatalkan |
| 3 | Singapore Airlines | SQ 965 | Jakarta (CGK) - Singapura (SIN) | Dibatalkan |
| 4 | Singapore Airlines | SQ 968 | Singapura (SIN) - Jakarta (CGK) | Dibatalkan |
| 5 | Cathay Pacific | CX 776 | Jakarta (CGK) - Hong Kong (HKG) | Dibatalkan |
| 6 | Cathay Pacific | CX 777 | Hong Kong (HKG) - Jakarta (CGK) | Dibatalkan |
| 7 | Qantas Airways | QF 041 | Sydney (SYD) - Jakarta (CGK) | Dibatalkan |
| 8 | Qantas Airways | QF 042 | Jakarta (CGK) - Sydney (SYD) | Dibatalkan |
| 9 | Korean Air | KE 627 | Seoul (ICN) - Jakarta (CGK) | Dibatalkan |
| 10 | Korean Air | KE 628 | Jakarta (CGK) - Seoul (ICN) | Dibatalkan |
| 11 | Emirates | EK 356 | Dubai (DXB) - Jakarta (CGK) | Dibatalkan |
| 12 | Emirates | EK 357 | Jakarta (CGK) - Dubai (DXB) | Dibatalkan |
| 13 | Qatar Airways | QR 958 | Doha (DOH) - Jakarta (CGK) | Dibatalkan |
| 14 | Qatar Airways | QR 959 | Jakarta (CGK) - Doha (DOH) | Dibatalkan |
| 15 | Malaysia Airlines | MH 720 | Kuala Lumpur (KUL) - Jakarta (CGK) | Dibatalkan |
| 16 | Malaysia Airlines | MH 721 | Jakarta (CGK) - Kuala Lumpur (KUL) | Dibatalkan |
Langkah pembatalan jadwal tersebut terfokus pada penerbangan jarak menengah dan jauh yang menghubungkan Jakarta dengan hub internasional utama. Penghentian operasional dilakukan sepenuhnya demi menjamin keselamatan penumpang serta kru penerbangan.
Mengapa Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya Bagi Pesawat?
Dampak erupsi Anak Krakatau terhadap moda transportasi udara sangat fatal apabila diabaikan. Abu vulkanik memiliki karakteristik yang berbeda dari awan cuaca biasa karena mengandung konsentrasi partikel batuan mikro, kaca vulkanik, dan mineral keras berdensitas tinggi.
Ketika pesawat terbang melintasi awan abu vulkanik, partikel mikroskopis tersebut tersedot masuk ke dalam mesin jet yang beroperasi pada suhu sangat tinggi. Suhu ekstrem di dalam ruang bakar akan melelehkan partikel kaca dan mineral tersebut. Cairan lelehan itu kemudian membeku kembali dan mengendap di area sudu-sudu turbin, sehingga menyumbat aliran udara dan berpotensi memicu kondisi mati mesin secara mendadak.
Selain ancaman pada mesin, abu vulkanik dari Anak Krakatau juga bersifat amat abrasif. Gesekan partikel dapat mengikis kaca kokpit hingga mengurangi visibilitas pilot, serta merusak sensor tekanan udara yang krusial untuk mengukur kecepatan pesawat saat mengudara.

