Cara Membuat Trading Plan Crypto untuk Pemula, Panduan dan Contohnya

Anggi Mardiana
16 September 2026, 13:16
Cara Membuat Trading Plan Crypto
Katadata
Cara Membuat Trading Plan Crypto
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bagi trader pemula, memahami cara membuat trading plan crypto penting sebelum melakukan transaksi. Trading plan membantu menetapkan aturan yang jelas mengenai aset yang diperdagangkan, kapan membuka atau menutup posisi, berapa modal yang digunakan, serta seberapa besar risiko yang dapat ditanggung. Perencanaan ini dapat membantu trader menghindari keputusan yang hanya mengacu pada emosi ketika harga bergerak cepat.

Bagi para trader crypto disarankan untuk mempelajari tata cara transaksi dan risiko yang dihadapi. Bappebti juga menyarankan penggunaan strategi seperti stop loss order dan take profit order untuk membantu membatasi kerugian dan mengelola transaksi. 

Apa itu Trading Plan?

Melansir Indodax.com, trading plan merupakan rencana terstruktur yang dibuat untuk membantu mengatur aktivitas trading crypto secara lebih sistematis. Di dalamnya terdapat berbagai aspek penting, seperti tujuan trading, analisis pasar, strategi yang digunakan, manajemen risiko, pengaturan posisi, hingga pembagian waktu untuk melakukan aktivitas trading.

Dalam arti lain, trading plan adalah sebuah dokumen atau rencana tertulis yang berisi konsep, serta langkah-langkah yang akan dilakukan trader dalam menjalankan aktivitas di pasar finansial. Rencana ini disusun untuk membantu trader mengambil keputusan secara terarah dan mencakup berbagai aspek, mulai dari tujuan trading, aset atau instrumen yang dipilih, strategi entry dan exit, pengelolaan risiko, hingga aturan dalam mengendalikan keputusan secara psikologis.

Berbeda dengan aktivitas trading yang hanya mengandalkan intuisi, spekulasi, atau mengikuti keputusan orang lain, trading plan memberikan pedoman yang lebih terstruktur. Setiap keputusan untuk membeli atau menjual aset dilakukan berdasarkan aturan yang telah ditentukan sebelumnya, sehingga trader tidak mudah terbawa emosi ketika menghadapi perubahan kondisi pasar.

Trading plan juga bukan sekadar perkiraan mengenai apakah harga akan naik atau turun. Lebih dari itu, trading plan menjadi panduan operasional yang membantu trader menentukan tindakan dalam berbagai kondisi pasar, baik ketika memperoleh keuntungan, mengalami kerugian, maupun ketika pergerakan harga tidak sesuai dengan perkiraan awal.

Cara Membuat Trading Plan Crypto

Cara Membuat Trading Plan Crypto
Cara Membuat Trading Plan Crypto (Katadata)

Trading plan pada dasarnya merupakan dokumen atau aturan pribadi yang menjadi pedoman sebelum, ketika, dan setelah melakukan transaksi. Tidak ada satu format yang wajib digunakan semua trader karena strategi dapat berbeda sesuai tujuan dan profil risiko. Berikut beberapa komponen yang dapat dimasukkan ketika menyusun trading plan:

1. Tentukan Tujuan Trading

Langkah pertama adalah menentukan tujuan. Apakah trading dilakukan untuk memperoleh keuntungan dari pergerakan harga jangka pendek, atau menggunakan strategi dengan waktu yang lebih panjang?

Tujuan tersebut akan mempengaruhi pilihan strategi, time frame, jenis aset, dan frekuensi transaksi. Trader juga sebaiknya memiliki target yang realistis dan tidak menganggap keuntungan sebagai sesuatu yang pasti.

2. Tentukan Modal Trading

Pisahkan dana trading dari kebutuhan sehari-hari dan dana yang diperlukan untuk kondisi darurat. Jumlah modal sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan menanggung kerugian.

Bappebti dalam materi edukasinya juga mengingatkan masyarakat agar dana yang digunakan untuk transaksi merupakan dana yang tersedia atau idle fund, serta memahami risiko aset crypto sebelum melakukan transaksi. 

3. Pilih Aset yang akan Diperdagangkan

Trading plan sebaiknya mencantumkan jenis aset yang menjadi fokus. Jangan memilih koin hanya karena sedang ramai di media sosial.

Lakukan riset terhadap aset, termasuk likuiditas, volume perdagangan, karakteristik proyek, dan informasi terkait aset tersebut. Bappebti juga menyarankan calon investor mempelajari proyek, white paper, roadmap, tim pengembang, serta informasi mengenai aset sebelum melakukan transaksi.

4. Tentukan Strategi Entry

Setelah menentukan aset, buat aturan mengenai kondisi yang menjadi alasan untuk membuka posisi. Misalnya, trader menggunakan kombinasi tren harga, support dan resistance, volume, atau indikator teknikal tertentu.

Yang penting, aturan entry ditetapkan sebelum transaksi dilakukan. Dengan demikian, trader tidak sekadar membeli karena melihat harga sedang naik atau mengikuti keputusan orang lain.

Cara Membuat Trading Plan Crypto dengan Manajemen Risiko

Bagian penting lainnya dalam cara membuat trading plan crypto yaitu menentukan bagaimana modal akan dilindungi apabila analisis ternyata salah. Trading plan yang baik tidak hanya menjelaskan kapan membeli, tetapi juga kapan harus keluar dari posisi. Berikut cara membuat trading plan crypto dengan manajemen risiko:

1. Tentukan Risiko per Transaksi

Tetapkan terlebih dahulu jumlah kerugian maksimal yang dapat diterima dalam satu transaksi. Sebagai contoh, apabila modal Rp20 juta dan trader menetapkan batas risiko 2 persen, maka nominal risiko maksimal adalah Rp200 ribu.

Angka 1 persen tersebut bukan aturan wajib bagi semua trader. Besaran risiko perlu disesuaikan dengan strategi, modal, pengalaman, dan toleransi risiko masing-masing.

2. Tentukan Stop Loss

Stop loss digunakan untuk menentukan batas ketika posisi harus ditutup apabila harga bergerak berlawanan dengan rencana yang telah dibuat.

Sebagai contoh, seorang trader membeli aset pada Rp20.000 dan menetapkan batas kerugian pada Rp19.500. Apabila harga mencapai level tersebut, posisi ditutup sesuai aturan yang telah dibuat.

Bappebti juga memasukkan stop loss order dan take profit order sebagai salah satu hal yang dapat dipertimbangkan dalam mengelola risiko perdagangan aset kripto. 

3. Tentukan Target Keuntungan

Selain batas kerugian, tentukan juga target keuntungan sebelum membuka posisi. Target ini dapat membantu trader menentukan kapan mengambil keuntungan tanpa terlalu terbawa oleh pergerakan harga.

Target keuntungan tidak menjamin posisi akan mencapai harga yang ditentukan. Karena itu, trader tetap perlu menyesuaikan rencana dengan kondisi pasar.

4. Batasi Jumlah Transaksi

Trading plan juga dapat menetapkan batas jumlah transaksi dalam sehari atau periode tertentu. Pembatasan ini berguna untuk menghindari overtrading, terutama setelah mengalami kerugian dan muncul keinginan untuk segera mengembalikan modal.

5. Buat Jurnal Trading

Catat setiap transaksi, mulai dari alasan entry, harga masuk, target keuntungan, stop loss, hasil transaksi, hingga kondisi pasar. Jurnal tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi apakah strategi berjalan sesuai rencana. Apabila terdapat kesalahan yang berulang, trader dapat memperbaiki aturan trading pada periode berikutnya.

Contoh Sederhana Trading Plan untuk Pemula

Berikut contoh sederhana trading plan yang dapat digunakan sebagai gambaran awal oleh trader pemula. Aturan tersebut tetap perlu disesuaikan dengan strategi, tujuan, modal, serta profil risiko masing-masing:

  • Tujuan: Mengembangkan modal dalam jangka menengah dengan menerapkan gaya swing trading.
  • Watchlist: Memantau 5–8 saham blue-chip yang memiliki tingkat likuiditas tinggi.
  • Aturan Entry: Membuka posisi ketika terjadi breakout di atas area resistance yang disertai peningkatan volume secara signifikan.
  • Stop Loss: Menetapkan batas kerugian maksimal sebesar 5% dari harga entry.
  • Take Profit: Menargetkan keuntungan sekitar 10% dari harga entry dengan rasio risk-reward (RRR) 1:2.
  • Position Sizing: Membatasi nilai posisi maksimal 2% dari total modal untuk setiap transaksi.
  • Evaluasi: Meninjau jurnal trading setiap akhir pekan untuk mengevaluasi hasil dan kesalahan transaksi.

Memahami cara membuat trading plan crypto membantu trader menyusun aturan sebelum mengambil keputusan di pasar. Trading plan dapat mencakup tujuan, modal, aset yang dipilih, strategi entry, target keuntungan, stop loss, batas risiko, hingga jurnal evaluasi. Mengingat aset crypto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, perencanaan tersebut sebaiknya disertai pemahaman terhadap risiko.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan