Hari Santri 2026 Tanggal Berapa? Ini Tema, Sejarah, dan Link Logonya

Tifani
Oleh Tifani
21 Oktober 2026, 14:32
Hari Santri 2026 Tanggal Berapa?
Kemenag
Hari Santri 2026 Tanggal Berapa?
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Hari Santri 2026 tanggal berapa menjadi pertanyaan yang banyak dicari jelang peringatan Hari Santri Nasional 2026. Peringatan Hari Santri Nasional mengenang peran santri dan ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. 

Selain mengetahui tanggal Hari Santri 2026, masyarakat juga dapat menyimak tema peringatan tahun ini serta sejarah penetapan Hari Santri Nasional. Peringatan Hari Santri biasanya diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara, kirab santri, hingga doa bersama di pesantren dan lembaga pendidikan Islam. 

Untuk mengetahui lebih lanjut, simak jadwal peringatan Hari Santri 2026, tema resmi, serta sejarah penetapannya berikut ini.

Hari Santri 2026 Tanggal Berapa?

Santri peduli lingkungan di Temanggung

Santri peduli lingkungan di Temanggung (ANTARA FOTO/Anis Efizudin/agr)

Mengutip laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), peringatan Hari Santri Nasional digelar pada Kamis, 22 Oktober 2026. Pemilihan 22 Oktober merujuk pada Resolusi Jihad yang diserukan ulama dan santri pada 22 Oktober 1945. 

Seruan tersebut menegaskan kewajiban membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajahan. Peristiwa ini menjadi salah satu dasar pertimbangan penetapan Hari Santri. 

Peringatan tersebut bertujuan mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran ulama serta santri dalam mempertahankan Indonesia dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Tema Hari Santri 2026

Hari Santri 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut mengajak santri melanjutkan kontribusi dalam kehidupan berbangsa, termasuk melalui pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kemandirian pesantren.

Adapun PBNU mengangkat tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”. Tema dan logo tersebut diluncurkan pada Rabu (30/9/2026) di Gedung PBNU, Jakarta.

Tema PBNU menekankan pentingnya merawat tradisi keilmuan dan adab pesantren sekaligus menjaga persatuan serta kepedulian terhadap masyarakat.

Logo Hari Santri 2026

Logo Hari Santri 2026 mengusung konsep anyaman atau ikatan dinamis. Bentuk tersebut menggambarkan kebersamaan, persatuan, serta keberlanjutan perjuangan santri dalam menghadapi tantangan zaman.

Jalinan pada logo merepresentasikan hubungan antara santri, pesantren, dan masyarakat sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan, seperti filosofi sapu lidi. Dua lingkaran yang saling menyimpul melambangkan dua pijakan kehidupan santri, yaitu nilai keagamaan sebagai landasan moral dan kesadaran bernegara sebagai ruang pengabdian kepada bangsa.

Sementara itu, bagian bawah logo menjadi simbol pondasi. Lingkaran paling atas atau lingkaran cita menggambarkan harapan dan pandangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.

Logo Hari Santri 2026 menggunakan warna biru toska dan keemasan. Warna biru toska merepresentasikan keterbukaan, ketenangan, dan semangat pembaruan. 

Adapun warna keemasan melambangkan cita-cita, pencapaian, serta arah menuju Indonesia Emas. Kemenag menyediakan logo resmi Hari Santri 2026 untuk kebutuhan publikasi dan berbagai kegiatan peringatan. 

Logo tersebut dapat diunduh melalui tautan berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/1y_fj2w4wbBHerCcZcA2RdeG_kBA

Sejarah Peringatan Hari Santri 22 Oktober 2026

Sejarah Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026 berkaitan dengan peristiwa Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi Jihad menjadi seruan bagi umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman kembalinya penjajahan.

Seruan tersebut turut menjadi bagian penting dari rangkaian perjuangan rakyat Indonesia, terutama menjelang Pertempuran Surabaya pada November 1945. Pemerintah kemudian menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2015.

Sejak penetapan tersebut, Hari Santri diperingati setiap tahun sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi santri dan pesantren dalam sejarah perjuangan bangsa.

Apakah Hari Santri 2026 Termasuk Hari Libur Nasional?

Hari Santri Nasional tidak otomatis menjadi hari libur nasional. Penetapan Hari Santri melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 menegaskan bahwa tanggal 22 Oktober merupakan hari peringatan, bukan hari libur.

Karena itu, masyarakat tetap perlu memperhatikan ketentuan kalender kerja dan pendidikan yang berlaku. Meski bukan tanggal merah, berbagai pesantren, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat Islam, dan instansi pemerintah dapat menyelenggarakan upacara atau kegiatan khusus untuk memperingatinya.

Susunan Upacara Hari Santri 2026

Mengacu pada dokumen susunan upacara yang dirilis melalui laman Kemenag, rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026 terdiri dari 17 agenda berikut.

1. Persiapan pasukan upacara
2. Komandan Upacara memasuki lapangan upacara
3. Inspektur Upacara tiba di tempat upacara
4. Penghormatan umum dan laporan Komandan Upacara
5. Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya
6. Mengheningkan cipta
7. Pembacaan teks Pancasila
8. Pembacaan Pembukaan UUD 1945
9. Menyanyikan Mars Hari Santri
10. Pembacaan Resolusi Jihad
11. Amanat Inspektur Upacara
12. Pembacaan Ikrar Santri
13. Pembacaan doa
14. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara
15. Penghormatan kepada Inspektur Upacara
16. Inspektur Upacara meninggalkan tempat upacara
17. Upacara selesai dan pasukan dibubarkan.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan