Positif Corona RI Melonjak jadi 10.551 Kasus, Sembuh 1.591 Orang

Pasien positif corona bertambah 433 orang menjadi 10.551 orang per 1 Mei pukul 12.00 WIB.
Image title
1 Mei 2020, 16:24
Berdasarkan data hingga 1 Mei 2020, pasien positif corona sebanyak 10.551 orang.
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020). Berdasarkan data hingga 1 Mei 2020, pasien positif corona sebanyak 10.551 orang.

Gugus Tugas Nasional penangangan virus corona mengumumkan data pasien di Indonesia hingga Jumat (1/5) pukul 12.00 WIB . Terjadi penambahan 433 kasus menjadi 10.551 orang.  Angka ini didapatkan dari pemeriksaan 102.305 spesimen terhadap 76.538 orang.

Sementara jumlah pasien meninggal bertambah 8 kasus  menjadi 800 orang. Adapun, angka pasien sembuh juga naik 69 kasus menjadi 1.591 orang.

“Keberhasilan membendung covid-19 ini akan memengaruhi beban perawatan di rumah sakit,” kata juru bicara nasional penanganan virus corona Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat sore. 

Selain itu Yurianto mengatakan ada 22.123 orang yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan sedang menunggu pemeriksaan laboratorium. Pemerintah juga mencatat adanya 233.120 orang dengan status dalam pemantauan (ODP).

Advertisement

(Baca: Kemenhub Akan Buat Aturan Bepergian Mendesak Selama Larangan Mudik Corona)

Yurianto juga menyampaikan, sebanyak 58% kasus positif corona merupakan laki-laki, sementara wanita sebanyak 42%. "Artinya banyak laki-laki yang menderita sakit covid-19," ujar dia.

Dari sebaran wilayahnya, ada penambahan 8 kabupaten/kota yang memiliki kasus covid-19 sehingga penyebaran sudah terjadi di 318 kabupaten/kota.

Ia pun mengatakan, virus corona dapat dicegah dengan penerapan displin yang kuat. "Displin terus menerus, disiplin cuci tangan dan disiplin di rumah. Jaga jarak fisik dan hindari kerumunan orang," kata Yurianto.

Yurianto juga meminta masyarakat agar tidak panik agar imun tubuh tetap terjaga. Begitupun meminta masyarakat untuk bergotong royong dan saling membantu di tengah pandemi ini. 

(Baca: Donald Trump Yakin Virus Corona Berasal dari Laboratorium Tiongkok)

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait