Terobosan Inovasi Alibaba Group untuk Festival Belanja 11.11

Usung Konsep Double, Festival Belanja 11.11 Alibaba Group akan Maksimalkan Fitur Livestreaming
Image title
Oleh Alfons Yoshio - Tim Riset dan Publikasi
30 Oktober 2020, 13:19
Alvin Liu
dok. Alibaba

Gelaran festival belanja online dari Alibaba Group akan kembali diselenggarakan pada tahun 2020. Bertajuk '11.11 Global Shopping Festival', penyelenggaraan perhelatan festival belanja terbesar yang ke-12 tahun ini akan menghadirkan lebih dari 14 juta produk dari sekitar 250 ribu brand.

Tahun ini, Alibaba Group mengusung konsep 'double' alias dua kali lipat. Terdapat dua periode belanja yakni 1-3 November dan 11 November 2020, serta pemanfaatan platform double entry, Taobao dan Alipay. Terobosan ini dilakukan untuk memberi kesempatan bagi para merchant, terutama brand baru dan usaha kecil, untuk memamerkan produk mereka dengan jangkauan lebih luas.

"Tahun ini kami ingin memulai dengan sesuatu yang baru dan lebih banyak inovasi. Meredefinisi 11.11 sebagai siklus baru," ujar Chief Marketing Officer Alibaba Group Chris Tung kepada wartawan dari Tiongkok dan sejumlah negara di Asia Tenggara dalam konferensi pers yang dilangsungkan di Xixi Sheraton Hotel Hangzhou, Tiongkok dan juga disiarkan secara virtual, Kamis (29/10).

Hal ini tidak bisa lepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang mendorong tranformasi digital yang membuat 'hari belanja' 11.11 punya makna berbebeda bagi banyak orang. "Akibat pandemi, semua orang mengalami hal-hal baru seperti gaya hidup baru, dan cara baru melakukan semua hal dari rumah – baik itu berbelanja atau bekerja dari rumah," ujar Tung menambahkan.

Semenjak pandemi Covid-19 melanda, tren belanja online menunjukkan peningkatan di banyak negara dunia, termasuk Tiongkok. Oleh sebab itu '11.11 Global Shopping Festival' menjadi salah satu sarana yang disediakan Alibaba Group untuk membantu para pebisnis online untuk tumbuh kembali.


"Berkat infrastruktur e-commerce, kita dapat menikmati keuntungan dan kepraktisan yang dihadirkan oleh berbelanja online. Hal ini telah membuat transformasi digital dan berbelanja secara online semakin penting," tutupnya.

Inovasi yang disebut Tung salah satunya terkait dengan konsep 'double' yang dijelaskan sebelumnya. Selain itu festival belanja 11.11 juga akan memaksimalkan livestreaming sebagai salah satu sarana interaksi dengan para konsumen. Teknologi ini akan menyokong fitur baru seperti viewing property dan virtual test drive yang diharapkan membantu pembeli mengambil keputusan. Mengingat mobil dan rumah adalah dua produk baru yang mereka tawarkan kali ini.

Ajang ini juga akan menampilkan lebih dari 2.600 brand international, dan 2 juta produk baru akan debut di festival belanja tahun ini. Brand mewah kelas dunia juga akan ambil bagian untuk pertama kalinya meliputi Prada, Cartier, Montblanc, Piaget, Balenciaga, dan Chloe.


Antusiasme publik Tiongkok terhadap 'single day' --kelakar untuk gelaran 11.11 sangat besar. Hal ini sudah dapat terlihat dari periode pra-penjualan yang sudah dibuka sejak 21 Oktober 2020 lalu.

Konsumen yang berbelanja selama satu jam pertama pra-penjualan meningkat lebih dari dua kali lipat. Di hari pertama sesi tersebut, lebih dari 300 brand berpartisipasi dan mencatatkan penjualan lebih tinggi dibanding total transaksi sepanjang festival tahun lalu.

Untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Alibaba Group menggelar Festival Belanja 11.11 melalui platform Lazada. Berbagai penawaran promosi produk terbaik juga disiapkan untuk konsumen Tanah Air.

"Mulai 1 November konsumen bisa mulai belanja dengan senang (shop happily), bermain dengan gembira (play happily), dan membuka kebahagiaan (unbox the happiness)," ujar President and Regional Head of Commercial Lazada Group Jessica Liu dalam kesempatan yang sama.

Lazada 11.11 Shopping Festival akan menawarkan hingga 700 juta voucher penawaran diskon. Akan ada juga permainan interaktif berhadiah dalam aplikasi yang nantinya memberi poin untuk ditukarkan dengan produk belanjaan.

"Kami menawarkan lebih dari 200 juta penawaran dan fasilitas pengiriman gratis," tambah Liu lagi.

Melihat data historis '11.11 Global Shopping Festival' memang selalu menjadi momen puncak belanja warga di Tiongkok. Periode jelang musim dingin, yang dekat dengan libur akhir tahun dan Tahun Baru Imlek menjadikannya waktu ideal berbelanja.

Tahun 2019 saja gelaran '11.11 Global Shopping Festival' menacatatkan total nilai penjualan atau gross merchandise value (GMV) sampai US$ 38,4 miliar dolar (RMB 268,4 miliar) atau sekitar Rp 561,5 triliun. Angka ini naik 26 persen dibanding tahun 2018.

Diikuti oleh 200 ribu brand lokal maupun internasional, 299 di antaranya mencatatkan transaksi di atas US$14.3 juta (RMB 100 juta), bahkan 15 brand teratas mencatatkan GMV US$143 juta (RMB 1 miliar).


Pada gelaran tahun lalu terdapat sejumlah brand Indonesia yang terlibat di gelaran tersebut seperti: Indomie, Ellips, Tango, Gemez, Gery, dan Richeese. Pembelian produk impor dari Indonesia melalui Tmall Global --bagian grup Alibaba bidang ekspor-impor-- mengalami kenaikan hingga 11 kali lipat pada gelaran tahun lalu.

Video Pilihan

Artikel Terkait