Virus Corona Jadikan Olimpiade Tokyo Gelaran Pertama di Tahun Ganjil

Sejak perehelatan pertama di Athena, Yunani pada 1896 hingga yang terakhir di Rio de Janeiro, Brazil pada 2016, olimpiade selalu digelar pada tahun genap.
Pingit Aria
Oleh Pingit Aria
26 Maret 2020, 19:16
Spanduk Olimpiade Tokyo 2020 dipasang di depan stasiun di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).
ANTARA FOTO/REUTERS/Kyodo//ama/dj
Spanduk Olimpiade Tokyo 2020 dipasang di depan stasiun di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Pandemi virus corona atau Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia membuat Olimpiade Tokyo 2020 harus ditunda hingga tahun depan. Acara yang semula dijadwalkan pada 24 Juli-9 Agustus 2020 itu akan digelar selambatnya pada musim panas 2021.

"Saya mengusulkan untuk menunda selama satu tahun dan Presiden (Komite Olimpiade Internasional) Thomas Bach menanggapi dengan persetujuan 100%," kata Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Selasa (24/3), seperti yang dilaporkan oleh BBC.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan penundaan tersebut bertujuan untuk menjaga kesehatan para atlet, semua pihak yang terlibat dalam olimpiade, dan komunitas internasional.

Dengan penundaan tersebut, Olimpiade Tokyo 2020 adalah olimpiade olahraga pertama dalam sejarah yang digelar di tahun ganjil. Tercatat, sejak perehelatan pertama di Athena, Yunani pada tahun 1896; hingga yang terakhir pada tahun 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, olimpiade musim panas selalu berlangsung pada tahun genap.

(Baca: Pandemi Corona, Olimpiade Tokyo Ditunda Hingga Tahun Depan)

Demikian juga pelaksanaan olimpiade musim dingin selalu memilih tahun genap, sejak pertama kali diselenggarakan di Charmonix, Prancis pada tahun 1924; hingga yang terakhir di Pyeongchang, Korea Selatan pada tahun 2018.

Sejarah yang Berulang

Olimpiade Tokyo bukan satu-satunya olimpiade yang mengalami pembatalan atau penundaan. Sejarah mencatat, terdapat sejumlah olimpiade sebelumnya yang juga mengalami nasib serupa.

1) Olimpiade tahun 1916

Olimpiade ke-6 tahun 1916 yang seharusnya berlangsung di Berlin, Jerman. AJang ini dibatalkan karena meletusnya perang dunia pertama (PD I) pada Juli 1941. Padahal, kala itu Jerman telah mempersiapkan olimpiade tersebut dengan membangun Deutsches Stadion dari tahun 1913.

Time menulis, mulanya olimpiade tersebut hanya ditunda, bukan dibatalkan, karena PD I diperkirakan akan berakhir pada akhir tahun. Namun, ternyata perang belum berakhir hingga November 1918. Berlin baru kembali mendapatkan kesempatan kedua sebagai tuan rumah pada olimpiade ke-11 tahun 1936, saat Jerman dikuasi oleh NAZI. 

(Baca: Dampak Virus Corona terhadap Dunia Olahraga)

2) Olimpiade tahun 1940

Jepang pernah gagal menjadi tuan rumah olimpiade ke-12 pada 1940. Kala itu, Jepang memilih Tokyo sebagai lokasi olimpiade musim panas, serta kota Sapporo untuk olimpiade musim dingin.

Olimpiade Tokyo dan Sapporo 1940 seharusnya menjadi tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya negara timur dilibatkan sebagai tuan rumah. Namun kompetisi tersebut harus dibatalkan lantaran perang dunia kedua (PDII).

Dilansir dari Times, persiapan olimpiade harus berhenti karena pertikaian antara Jepang dengan Tiongkok yang saat itu belum berakhir sejak mulai pada tahun 1937. Jepang kemudian menyerahkan posisi tuan rumah kepada kota Helsinki, Finlandia untuk olimpiade musim panas, serta Garmisch-Partenkirchen, Jerman untuk olimpiade musim dingin.

Setelah mendapatkan tuan rumah baru, olimpiade 1940 di kedua negara tersebut lagi-lagi harus dibatalkan. Kali lini penyebabnya adalah peristiwa invasi NAZI ke Polandia yang terjadi pada bulan September 1939. Setelah itu, olimpiade ke-12 tersebut tidak pernah terselenggara.

(Baca: Imbas Corona, Pameran Pariwisata Terbesar Dunia di Berlin Dibatalkan)

3) Olimpiade tahun 1944

Perang dunia II yang kian memanas membuat olimpiade ke-13 tahun 1944 mengalami nasib serupa. Olimpiade 1944 seharusnya berlangsung di London, Inggris untuk pertandingan musim panas, serta Cortina d'Ampezzo, Italia untuk pertandingan musim dingin.

Akhirnya, London memperoleh kesempatan kedua dengan menjadi tuan rumah bagi pertandingan musim panas dalam olimpiade ke-14 tahun 1948. Ada pun pertandingan musim dinginnya diselenggarakan di St. Moritz, Swiss.

Olimpiade sendiri merupakan tradisi yang diciptakan oleh peradaban kota Athena, Yunani Kuno pada tahun 776 sebelum Masehi (SM). Tradisi ini dimatikan oleh Romawi pada tahun 393 SM, dan dibangkitkan kembali sebagai olimpiade modern pada tahun 1896 Baron Pierre de Coubertin.

Dalam sejarah olimpiade modern, hingga saat ini tercatat sebanyak 31 olimpiade musim panas dan 22 olimpiade musim dingin telah diselenggarakan.

Reporter: Nobertus Mario Baskoro

Editor: Pingit Aria

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait