Pusat Perbelanjaan Makin Ramai Sepekan Sebelum Lebaran

Image title
7 Mei 2021, 20:15
Sejumlah warga memilih baju lebaran di Ramayana Plaza Andalas Padang, Sumatera Barat, Kamis (6/5/2021). Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pusat perbelanjaan yang memiliki kapasitas 4.000 orang tersebut membatasi pengunjung yang datang hanya boleh
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/foc.
Sejumlah warga memilih baju lebaran di Ramayana Plaza Andalas Padang, Sumatera Barat, Kamis (6/5/2021). Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pusat perbelanjaan yang memiliki kapasitas 4.000 orang tersebut membatasi pengunjung yang datang hanya boleh 2.000 orang dan tetap memberlakukan protokol kesehatan.

Sepekan jelang lebaran, pusat-pusat perbelanjaan semakin ramai oleh pengunjung. Ketua Umum Himpunan Peretail dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah menyatakan, tingkat kunjungan ke pusat belanja jelang lebaran tahun ini meningkat 30-50% dibanding hari biasa selama pandemi.

Kenaikan jumlah pengunjung ini diikuti dengan meningkatnya angka penjualan. Meski, jumlah transaksi disebutnya hanya naik 20-30%.

Budi mengatakan, peningkatan transaksi hampir merata untuk semua jenis produk, dari makanan dan minuman, fesyen, hingga kebutuhan rumah tangga. “Jadi hampir semua mendapatkan kenaikan traffic karena THR sudah mulai diberikan dan masyarakat mulai membelanjakan tabungan-tabungannya,” kata Budi kepada Katadata, Jumat (7/5).

Meski pusat-pusat perbelanjaan semakin ramai, menurut Budi, pengelola tetap sebisa mungkin menjalankan protokol kesehatan. Pengunjung diimbau untuk melakukan Gerakan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Simak Databooks berikut: 

Menurutnya, semua pihak harus berupaya agar kasus Covid-19 tidak meningkat sehingga pemerintah harus memperketat pembatasan sosial. Sebab, hal itu akan membuat ekonomi kembali terpuruk.

Penanganan Covid-19 juga turut menjadi faktor pendorong bangkitnya sektor retail di Indonesia. “Dalam hal ini kita memerlukan dukungan baik dari pemerintah maupun pemilik mal, agar jangan sampai kita kembali tertinggal dan terpuruk,” ujarnya.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Pingit Aria

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait