Gubernur Papua Lukas Enembe Bantah Deklarasi Capres 2024

Sebelumnya beredar kabar Gubernur Papua Lukas Enembe mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden di 2024. Namun, ia membantahnya.
Image title
20 Desember 2021, 12:35
Gubernur Papua Lukas Enembe (kedua kiri) meninjau pembangunan Venue Istora Papua yang akan dugunakan untuk PON XX Papua di Kampung Harapan, Jayapura, Papua, Jumat (2/10/2020). Sejumlah venue PON XX Papua telah selesai dan rencananya akan diresmikan pada 2
ANTARA FOTO/Gusti Tanati/wsj.
Gubernur Papua Lukas Enembe (kedua kiri) meninjau pembangunan Venue Istora Papua yang akan dugunakan untuk PON XX Papua di Kampung Harapan, Jayapura, Papua, Jumat (2/10/2020).

Gubernur Papua Lukas Enembe membantah ia mendeklarasikan dirinya untuk maju sebagai calon presiden di 2024.

Juru Bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus mengatakan nama Lukas Enembe dicatut tanpa izin. Dalam informasi yang beredar, politisi Partai Demokrat itu disebut melakukan deklarasi capres di pemilu 2024. 

"Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan bahwa informasi tersebut sangat merugikan identitasnya," katanya dikutip dari Antara, Senin (20/12).

Rifai menegaskan Lukas Enembe merupakan kepala daerah yang masih aktif menduduki jabatannya. Informasi palsu soal deklarasi capres itu dilakukan tanpa izin melalui sejumlah kanal media sosial. Ia pun menghimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarluaskannya lagi demi menghindari sanksi hukum yang berlaku.

Advertisement

"Lukas Enembe masih fokus menyelesaikan masa jabatannya sebagai seorang Gubernur Papua, masih banyak pekerjaan dan program Pemprov Papua yang diprioritaskan untuk dijalankan serta diselesaikan," ujarnya.

Rifai mengatakan langkah politik Lukas tidak mengarah pada pencalonan dirinya sebagai calon presiden. Ia menyebut hal itu justru menjadi ironi dan menyudutkan Lukas Enembe. 



Reporter: Rezza Aji Pratama
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait