Joe Biden Datangi COP27 Hari ini, Akan Sampaikan Komitmen Iklim AS

Presiden AS Joe Biden menjadi salah satu dari sedikit pemimpin negara maju yang datang ke COP27. Wartawan Katadata melaporkan langsung dari Sharm el Sheikh, Mesir.
Rezza Aji Pratama
11 November 2022, 14:40
COP27
Reuters

Hari ke-6 COP27 di Sharm el Sheikh tetap dimulai seperti biasa menjelang kedatangan Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Jumat (11/11). 

Sebelumnya beredar kabar otoritas setempat akan menutup jalan di sekitar venue untuk mengamankan kedatangan Biden. Namun, hingga pukul 09.00 waktu setempat, belum ada pengamanan khusus yang terlihat 

Hingga saat ini, delegasi AS belum merilis jadwal resmi Biden pada hari ke-6 COP27. Namun, ia dikabarkan akan menemui Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi sebelum memberikan pidatonya di Plennary Hall pada sore waktu setempat.

Hari ini, Amerika Serikat akan menggelar dua konferensi pers masing-masing pada pukul 12.30 dan 14.30 waktu setempat. Kemungkinan besar Biden tidak akan menghadiri konferensi pers tersebut. Sebagai gantinya, dua petinggi delegasi AS yakni Nancy Pelosi dan John Kerry sudah berada di Mesir untuk mengikuti rangkaian acara COP27.

Kedatangan Jo Biden ke Mesir merupakan rangkaian lawatan orang nomor satu AS itu ke dua agenda krusial. Selain COP27, Biden juga dijadwalkan akan menghadiri KTT G20 di Bali pada 15-16 November mendatang. The New York Times melaporkan, Biden akan menemui Presiden Cina Xi Jin Ping pada Senin (14/11) sebelum mengikuti KTT G20.

Kedatangan Joe Biden ke COP27 agak spesial karena ia satu sedikit pemimpin negara maju yang hadir ke event tersebut. Seperti diketahui, beberapa pemimpin dunia terutama yang akan mengikuti G20 memilih tidak hadir di COP27. Ini misalnya Xi Jin Ping dan Perdana Menteri India Narendra Modi. 

Komitmen iklim Joe Biden juga penting untuk dilihat dalam COP27. Amerika Serikat kini menjadi penghasil emisi terbesar kedua setelah Cina. Apalagi saat ini negara-negara maju juga sedang menjadi sorotan terkait dengan kompensasi pendanaan iklim bagi negara-negara berkembang. 

Reporter: Rezza Aji Pratama
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait