Kunjungi Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir Apresiasi Aksi PLN

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi truk makanan milik PLN yang beroperasi di Posko Satgas BUMN.
Shabrina Paramacitra
26 November 2022, 14:01
Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi truk makanan milik PLN yang beroperasi di Posko Satgas BUMN.
PLN
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) bersama para relawan dari PLN, Jumat (25/11/2022).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengunjungi Posko Satuan Tugas (Satgas) BUMN pascagempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Jumat (25/11/2022). Kedatangan Erick ke lokasi bencana ialah untuk memastikan seluruh bantuan dari BUMN bisa cepat tersalurkan kepada warga setempat.

Ia juga memastikan dapur umum yang ada di Posko Satgas BUMN memberikan pelayanan terbaik. Dalam kunjungan tersebut, Erick menyempatkan diri mengunjungi dua unit truk makanan (food truck) PLN Peduli.

Ia mengapresiasi hadirnya fasilitas milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu di lokasi bencana. “Luar biasa, bagus, (makanannya juga) masih fresh (segar),” ujar Erick saat berbincang dengan Harry, seorang relawan PLN.

Setiap harinya, food truck yang berfungsi sebagai dapur bergerak ini menyajikan 3.500 porsi makanan. Paket makanan tersebut lantas disebarkan ke delapan posko milik BUMN yang ada di berbagai titik di Kabupaten Cianjur. Erick juga mengapresiasi para relawan Dapur Umum Peduli Cianjur. Ia pun menyempatkan diri menyiapkan makanan untuk para relawan yang bekerja.

Advertisement

Dalam koordinasi antarrelawan dari perusahaan-perusahaan pelat merah, Erick menekankan pentingnya soliditas BUMN dalam memberikan bantuan untuk penanganan bencana. “Terima kasih atas kerja kerasnya, atas amanah yang dijaga. Kehadiran saya di sini untuk memastikan kita bisa terdepan, kita bisa jadi satu keluarga besar, tapi kita juga memberikan solusi untuk masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam kesempatan terpisah saat mendampingi Presiden Joko Widodo di Kabupaten Cianjur, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan keberhasilan PLN memulihkan sistem kelistrikan pascagempa dalam waktu 36 jam.

Beberapa lokasi yang sangat membutuhkan listrik di antaranya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, kantor-kantor pemerintahan, dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). 

“Kami sudah berhasil menyalakan (listrik di) seluruh fasilitas umum, RSUD yang terpenting, dalam kurun waktu empat jam setelah kejadian. Saat ini kami pastikan 326 ribu warga Cianjur yang sempat padam listriknya karena gempa sudah kami pulihkan,” ujar Darmawan, kala itu. Ia menekankan bahwa PLN siap mendukung upaya pemulihan pascagempa.

PLN telah menyalurkan bantuan bagi para pengungsi, seperti kebutuhan obat-obatan dan makanan yang didukung oleh food truck milik PLN. Hingga Jumat (25/11/2022), PLN telah menyerahkan bantuan berupa 50.565 sembako, 1.586 perlengkapan seperti kasur lipat, selimut, alat makan, serta 1.400 peralatan mandi dan obat-obatan. 

Selain itu, 48 relawan membantu dari segi medis, logistik, dan lain-lain. Tak cuma itu, sebanyak 401 petugas gabungan kelistrikan dari PLN Unit Induk Distribusi Jabar dan Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat telah dikerahkan sejak hari pertama terjadinya bencana. Mereka bekerja untuk memulihkan arus kelistrikan di kawasan Cianjur. PLN juga menyiagakan 14 genset.

Berikutnya, PLN mengerahkan tiga unit ambulans dan satu unit mobil penyelamatan untuk membantu korban gempa dari sisi logistik.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.

Artikel Terkait