Anies Klaim Tabung Oksigen Cukup di Jakarta, tapi Terhambat Distribusi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu distribusi dan dan mengantarkan tabung oksigen ke RSUD agar mencukupi kebutuhan pasien Covid-19.
Image title
28 Juni 2021, 09:41
tabung oksigen, anies baswedan, jakarta, covid-19, virus corona, pandemi corona
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Antrean terjadi di salah satu gerai isi ulang tabung oksigen medis di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis, (25/6).

Masalah kekurangan tabung oksigen di rumah sakit umum daerah (RSUD) ibu kota ternyata bukan karena stok yang menipis. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, kurangnya armada untuk mengantarkan tabung tersebut menjadi penyebabnya. 

“Teman-teman distributor punya pasokan oksigen yang cukup tapi terkendala kekurangan armada dan orang untuk mengantarkan ke RSUD-RSUD karena tingginya permintaan," kata Anies dalam unggahan pada Instagram resminya, @aniesbaswedan, Minggu (27/6).

Saat ini Jakarta sedang menghadapi gelombang pasien tertinggi selama pandemi corona. Lonjakan kasusnya kembali mencetak rekor 9.394 orang kemarin. Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Ibu Kota sudah mencapai 520.061 kasus.

Advertisement

Dari jumlah tersebut, sebanyak 454.497 pasien virus corona dilaporkan telah sembuh. Sementara 8.269 pasien lainnya meninggal dunia.

Guna menangani lonjakan pasien, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoptimalkan sumber daya manusia untuk membantu distribusi dan dan mengantarkan tabung oksigen ke RSUD agar mencukupi kebutuhan pasien. Anies menyebut ibu kota membutuhkan dukungan dari semua unsur, termasuk persoalan tabung oksigen yang saat ini kebutuhannya meningkat hingga 2-3 kali lipat dari biasanya.

Untuk memastikan pasokan oksigen tidak terkendala, Pemprov DKI telah berkoordinasi dengan distributor oksigen. "Jajaran Satpol PP, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga, hingga Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta ikut membantu memastikan distribusi oksigen lancar ke RS-RS kita," kata Anies.

Sebelumnya, sejumlah rumah sakit di berbagai wilayah mulai melaporkan kekurangan oksigen untuk pasien Covid-19. Kementerian Perindustrian kemudian berkoordinasi dengan Asosiasi Gas Industri Indonesia (AGII) dan para pelaku industri terkait untuk menjaga pasokan oksigen medis.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap langkah sinergi ini dapat membantu percepatan penanganan pasien Covid-19 di beberapa daerah. "Kami akan terus memastikan kebutuhan oksigen di rumah sakit terpenuhi dan sudah disanggupi oleh asosiasi,” katanya pada Rabu lalu. 

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Sorta Tobing
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait