Realisasi Investasi 2022 Capai Rp 1.207 Triliun, 53% Ada di Luar Jawa
Realisasi investasi di Indonesia mencapai Rp 1.207 triliun pada 2022. Sebanyak 53% investasi tersebut berada di luar pulau Jawa.
Capaian tersebut melampaui target investasi 2022 yang ditetapkan Presiden Joko Widodo senilai Rp 1.200 triliun. Investasi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5% pada 2022.
“Investasi yang ada di negara kita saat ini di tahun 2022 sudah 53% berada di luar Jawa. Pemerataan terjadi karena telah dibangun infrastruktur yang banyak di luar Jawa. Dari target Rp1200 triliun, investasi kita di 2022, tercapai yaitu Rp1207 triliun di 2022. ,” ujar Presiden Jokowi dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah, Sentul, Selasa (17/1).
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya memperkuat pertumbuhan ekonomi dan mendukung investasi di daerah melalui percepatan pembangunan Infrastruktur.
Dia mengatakan, infrastruktur memiliki peran dalam pengendalian inflasi, diantaranya menjamin pasokan pangan dan bahan pokok melalui pembangunan bendungan, jaringan irigasi dan rehabilitasi jaringan irigasi.
“Saat ini dari target 61 bendungan, telah diresmikan oleh Presiden Jokowi sebanyak 38 bendungan di Indonesia. Dengan luas lahan pertanian irigasi baru pada tahun 2022 sudah tercapai sekitar 255.015 ha, sedangkan untuk rehabilitasi jaringan irigasinya sudah 3,84 juta ha. Tugas Pemerintah Daerah adalah untuk jaringan tersiernya, supaya produksi beras dapat lebih baik lagi,” ujar Basuki.
Basuki menuturkan, pembangunan infrastruktur juga berperan untuk menjamin kelancaran distribusi pangan dan bahan pokok melalui pembangunan jalan tol, dan pembangunan jalan non tol. Pembangunan infrastruktur juga berperan dalam pengendalian banjir untuk kelancaran transportasi melalui pembangunan bendungan, pengendali banjir dan pengaman pantai, serta pembangunan jalan-jalan produksi.
“Distribusi juga mempengaruhi inflasi dan investasi. Hingga tahun 2022, sudah dibangun Jalan Tol sepanjang 1.850 kilometer. Dan Insyaallah pada 2024 nanti, ditargetkan jalan tol tersambung sepanjang 2.697 km, sehingga total panjang jalan tol hingga 2024 mencapai 3.490 kilometer," ujarnya.
Kemudian, pembangunan Jalan Non Tol yang dilaksanakan antara tahun 2015 hingga 2021 sepanjang 4.819 kilometer. Pada tahun 2022 telah diselesaikan sepanjang 846 kilometer, sehingga total panjang jalan nasional sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2022 sepanjang 5.665 kilometer.
