Jepang akan Buka Akses Turis dari Empat Negara, Tak Termasuk Indonesia

Jepang mulai buka akses turis dari empat negara yang mampu mengendalikan penyebaran virus corona.
Yuliawati
2 Juni 2020, 11:30
Jepang, virus corona, Covid-19, empat negara
ANTARA FOTO/REUTERS/Mandatory credit Kyodo//nz/dj
Para komuter di stasiun Osaka, Jepang Kamis (21/5/2020).

Jepang sedang mempertimbangkan untuk membuka kembali kunjungan dari negara-negara yang telah mampu mengendalikan pandemi virus Corona atau Covid-19. Empat negara Asia Pasifik kemungkinan mendapatkan izin masuk yakni Thailand, Vietnam, Australia dan Selandia Baru.  

Dikutip dari kantor berita NHK, pemerintah Jepang menganggap penyebaran Covid-19 di empat negara tersebut relatif stabil dan Jepang pun memiliki hubungan ekonomi Jepang yang erat dengan mereka.

(Baca juga: Jepang Berstatus Darurat Corona, Siapkan Stimulus Rp 15.978 Triliun)

Namun, untuk tetap menjaga kehati-hatian, pemerintah Jepang mempertimbangkan meminta para pendatang membawa hasil tes yang menunjukkan negatif virus corona sebelum berangkat ke Jepang. Bila rencana ini disetujui penerbangan dari empat negara akan dibuka pada awal Juni.

Sejak pandemi corona, Jepang menutup akses masuk bagi 111 negara dan wilayah, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, Brasil dan Rusia. Pemerintah Jepang pun melarang warganya mengunjungi daerah-daerah tersebut. Setiap warga negara Jepang yang mengunjungi negara tersebut wajib menjalani karantina selama dua minggu.

Jumlah kasus di Jepang hingga Senin (1/6) sebanyak 16.884 orang dengan kematian 892 orang. Adapun jumlah kasus infeksi corona di dunia mencapai 6,3 juta jiwa. Jepang telah melonggarkan lockdown setelah kasus corona di negara tersebut telah terkendali.

(Baca: Jepang Larang Masuk Pendatang dari 73 Negara, Termasuk Indonesia )

Advertisement
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait