InJourney terus bertransformasi dengan membangun budaya kerja inklusif dan kolaboratif serta menyiapkan talenta unggul untuk meningkatkan daya saing global perusahaan.
Pelemahan Rupiah ternyata memberikan keuntungan kompetitif bagi sektor pariwisata Indonesia, menarik lebih banyak wisatawan mancanegara dengan daya tarik harga yang lebih murah.
UN Tourism menyebut gangguan utama bagi industri pariwisata berasal dari pembatasan wilayah udara, gangguan operasional, serta meningkatnya ketidakpastian di wilayah Timur Tengah.
Pariwisata Indonesia mendapat sorotan dari travel advisory Australia dan Inggris yang memperingatkan wisatawan akan risiko drink spiking, pencopetan, dan penipuan di Bali dan destinasi populer lainnya
Bisnis keluarga di Bali mengungkap kunci keberlanjutan dengan filosofi Tri Hita Karana dan optimisme menjadikan Bali sebagai pusat talenta perhotelan dunia.
BPS menyatakan jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) yang mencapai 1,2 miliar perjalanan merupakan angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.
Memasuki tahun keempat, InJourney memperkuat ekosistem aviasi dan pariwisata berkelanjutan melalui integrasi aset, transformasi layanan, dan sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.