5 Fakta Kasus Penggelapan Pajak Deng Lun, Seperti Fan Bingbing
ZIGI – Aktor China, Deng Lun membuat heboh publik dan namanya ada di jajaran trending Google pada Rabu, 16 Maret 2022. Hal itu lantaran aktor drama Ashes of Love ini tersandung kasus penggelapan pajak hingga membayar denda ratusan miliar.
Tak hanya itu, karier Deng Lun juga kini berada di ambang kehancuran. Pasalnya, akun Weibo-nya telah dihapus dan netizen menyerukan agar Deng Lun di-blacklist. Yuk simak artikelnya di bawah ini!
Baca Juga: Ruby Lin Klarifikasi Soal Masuk Daftar Hitam China
1. Deng Lun Membuat Pernyataan Palsu Soal Pendapatannya
Layanan Pajak Shanghai merilis pernyataan pada Selasa, 15 Maret 2022 bahwa mereka tengah menyelidiki dan menangani kasus penggelapan pajak Deng Lun. Otoritas pajak Shanghai menemukan bahwa aktor tersebut menghindari pajak penghasilan antara tahun 2019 dan 2020 dengan menggunakan kesepakatan bisnis fiktif untuk mengubah pendapatan.
Deng Lun juga menghindari pajak penghasilan sebesar 48 juta yuan atau sekitar Rp108 miliar. Selama tahun tersebut, lawan main Yang Zi ini kurang membayar pajak penghasilan sebesar 14 juta yuan atau sekitar Rp31 miliar.
2. Deng Lun Kooperatif
Dikutip Zigi.id dari 8 Days pada Rabu, 16 Maret 2022, Deng Lun sangat kooperatif selama penyelidikan dan membayar pajak 44,55 juta yuan atau sekitar Rp100 miliar. Bahkan, dia inisiatif untuk melaporkan pelanggaran terkait pajak lainnya yang tidak teridentifikasi.
Secara total, dia mengeluarkan 106 juta yuan atau sekitar Rp238 miliar untuk penunggakan pajaknya, biaya keterlambatan dan denda akibat kasusnya itu.
3. Deng Lun Meminta Maaf
Setelah itu, Deng Lun meminta maaf lewat Weibo kepada para penggemarnya. Dia sadar akan kesalahannya dan akan bertanggung jawab atas kelalaiannya dalam pelaporan pajak.
“Saya menerima semua keputusan yang dibuat oleh otoritas pajak. Saya bersedia tanggung jawab dan menanggung semua konsekuensinya. (Meski terlibat kasus pajak) saya akan terus bekerja keras seperti biasa. Saya meminta maaf,” tulis Deng Lun.
Namun, warganet tidak simpati pada Deng Lun. Beberapa diantaranya bahkan ingin Deng Lun di-blacklist dari acara-acara hiburan China.
“Daftar hitamkan dia,” ujar seorang warganet.
“Dia menghancurkan kariernya sendiri,” imbuh yang lain.
“Selebriti yang bermasalah harus dihukum berat,” ujar netizen lain.
4. Akun TikTok dan Weibo Deng Lun Dihapus
Pemerintah China langsung bertindak tegas usai Deng Lun melayangkan permintaan maaf di Weibo. Tak berselang lama setelah unggahannya itu, semua media sosial Deng Lun langsung ditutup seperti Weibo dan Douyin (TikTok).
Padahal di Douyin, Deng Lun terakhir kali memiliki 20 juta pengikut. Sedangkan di Weibo ia memiliki 40 juta pengikut. Tak cuma itu saja, beberapa brand juga memutuskan kerja sama dengan Deng Lun seperti Viomi Technology, Gucci, Qingyang dan L'Oreal.
5. Bagaimana Karier Deng Lun?
Dikutip dari Drama Panda, beberapa proyek Deng Lun juga terancam batal karena kasus penggelapan pajak. Beberapa drama yang dikabarkan batal tayang tersebut termasuk Night Wanderer, Graduation Season hingga film The Yin-Yang Master: Dream of Eternity.
Diketahui bahwa drama Graduation Season dibintangi Deng Lun dan Krystal Jung. Drama Korea-Tiongkok itu telah selesai syuting sejak tahun 2016. Namun, masalah THAAD membuat Graduation Season terus ditunda penayangannya.
Di sisi lain, kasus Deng Lun ini mengingatkan publik pada kasus penggelapan pajak Fan Bingbing di tahun 2018 lalu. Karier Fan Bingbing juga merosot sejak saat itu dan masuk dalam daftar hitam China.
Baca Juga: Henry Lau Dikecam Knetz, Diduga Hapus Komentar Merendahkan China
