Pro Kontra Komentar Pandji Pragiwaksono dan Kemal Palevi Soal Demo

Image title
12 April 2022, 13:33
Pandji Pragiwaksono dan Kemal Palevi
Instagram
Pandji Pragiwaksono dan Kemal Palevi

ZIGI – Nama Pandji Pragiwaksono berada di jajaran trending topic Twitter pada Selasa, 12 April 2022 karena mengomentari soal pengeroyokan Ade Armando. Tak cuma Pandji, Kemal Palevi juga ikut berkomentar terkait apa yang terjadi di demo 11 April kemarin.

Komentar Kemal dan Pandji langsung menuai reaksi beragam dari warganet. Seperti apa tanggapan mereka terkait demo 11 April kemarin? Simak artikelnya sampai habis ya!

Baca Juga: Potret Antrian BTS Meal di McDonald's, Mirip Demo Ojol

Komentar Pandji Pragiwaksono

Pandji Pragiwaksono
Photo : Twitter
Pandji Pragiwaksono

Pandji Pragiwaksono menyoroti aksi demo 11 April 2022 yang dimana Ade Armando babak belur karena dipukuli oleh massa. Dalam cuitan pertama, aktor film Insya Allah Sah ini mendesak aparat untuk menangkap pelaku pengeroyokan pada Ade Armando.

Biadab bener. Semoga pelaku segera ditemukan, ditangkap dan diadili. Lekas sembuh Mas Ade Armando. Stay strong,” tulis Pandji dikutip Zigi.id dari Twitter @pandji pada Selasa, 12 April 2022.

Cuitannya itu dibanjiri kritik karena Pandji dinilai tak bisa melihat situasi hingga pengeroyokan terjadi. Lalu, tiga jam kemudian Pandji menuliskan cuitan tentang konsekuensi ketidakpercayaan rakyat terhadap aparat.

'Gapapa dianiaya walau cuma joke'. 'Gapapa dianiaya kalau pernah nyebar hoax'. 'Gapapa dianiaya kalau dia pendukung klub lawan'. 'Gapapa dianiaya kalau dia maling'. Inilah konsekuensi dari rakyat yang udah gak percaya aparat, mereka memutuskan untuk ambil tindakan sendiri,” tulisnya.

Hal inilah yang membuat netizen bingung dengan Pandji. Beberapa di antara mereka merasa heran karena Pandji tiba-tiba mengubah pandangannya tentang peristiwa Ade Armando.

Cuma 3 jam saja Pandji. Rasa kemanusiaan elo cuma bertahan 3 jam aja Dji. Rasa prihatin atas apa yang terjadi pada Ade Armando yang elo sebut peristiwa biadab, berubah menjadi pemakluman dan timpakan kesalahan pada aparat. Ada apa di 3 jam itu?” komentar warganet.

Lah kok berubah? Perasaan sebelumnya komenmu 'Biadab bener, semoga pelaku segera ditemukan, ditangkap..dst'. Sekarang 'konsekuensi rakyat yg ga percaya aparat'. Oh ya lupa, komedian pola pikirnya kan gitu,” imbuh yang lain.

Namun, beberapa netizen pun membela bahwa ada yang tidak memahami maksud Pandji di cuitan kedua.

 

Abang-abangku bukan gitu cara memahami kalimatnya. Dia itu juga prihatin dengan adanya 4 steatment itu yang dengan mudahnya melakukan penganiayaan dengan segala alasan sebagai pembenarannya,” ujar seorang warganet.

Abang keliru cara baca lu, disitu dia pakai tanda kutip gak gitu cara bacanya,” imbuh yang lain.

Kemal Palevi Ikut Komentar

Kemal Palevi
Photo : Twitter
Kemal Palevi

Tak cuma Pandji, Kemal Palevi juga ikut mengomentari soal insiden pengeroyokan Dosen Universitas Indonesia itu. Bahkan, Kemal membagikan beberapa potret demo kemarin.

Benci sih benci, tapi kalau udah anarkis ya salah dong. Cari, tangkap, dan proses hukum pelaku pemukulan Ade Armando,” cuit Kemal.

Belum berhenti sampai situ, ia juga menyoroti berbagai poster yang dibawa pendemo. Salah satu poster menuliskan ‘Harga minyak kayak harga Mi-Chat’.

Kalau dari kalian ada yang berniat ikut demo, please yang begini-gini jangan dtiru ya. Malu-maluin diri sendiri dan almamater. Kenapa sih selalu ada penyusup di antara yang demo? Pokoknya sampai ada yang bikin video TikTok joget-joget di tengah demo, awas aja,” imbuh Kemal.

Sama halnya dengan Pandji, Kemal juga mendapatkan kritikan dari warganet. Bahkan ada yang meminta agar komedian 32 tahun itu harus turun ke jalan.

Kalau memang peduli, turun ke lapangan. Lindungi Ade Armando. Dia gak butuh tweetmu,” ujar warganet.
Kalau tweet Ade Armando yang selalu provokasi selalu bawa agama Islam kok lo gak nongol bang?” sahut yang lain.

Setuju. Kita emang suka kesel sama statement dia yang sering keliru. Tapi kekerasan tetap harus dikutuk dengan keras,” kata warganet yang setuju dengan cuitan Kemal.

Mendengar banyak kritikan, Kemal Palevi tidak membalas cuitan-cuitan warganet. Sementara Pandji Pragiwaksono tak habis pikir mengapa cuitannya jadi trending topic.

Baca Juga: Aktivis Lingkungan Terobos Show Louis Vuitton di Paris Fashion Week

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...