7 Kesalahan yang Harus Dihindari Dalam Investasi Saham

Image title
20 Mei 2021, 10:32
Ilustrasi Stress investasi saham
Pexels
Ilustrasi Stress investasi saham

ZIGI – Saham adalah instrumen investasi yang cukup populer, karena memberikan keuntungan yang tinggi. Tentunya, investasi saham juga memiliki risiko yang tinggi karena turun dan naiknya nilai saham dapat berubah dalam hitungan jam.

Banyak investor yang gagal karena kecerobohan dalam membeli saham. Para investor tergiur dengan keuntungan yang tinggi, sehingga memiliki sikap serakah. Lalu apa saja kesalahan investor saham, yang harus dihindari? Berikut tujuh kesalahan yang dilakukan investor saham yang perlu kamu sadari.

1. Terlalu cepat mengambil keputusan

image
Photo : pixabay

Kesalahan yang paling umum dilakukan oleh investor adalah terlalu cepat mengambil keputusan tanpa melakukan pertimbangan. Biasanya investor saham sering tergiur dengan saham murah yang memberikan keuntungan tinggi, sehingga lupa untuk memperhitungkan kerugian yang akan dialami. 

2. Tidak memiliki perencanaan 

image
Photo : pexels

Kesalahan investor yang sering dilakukan adalah tidak memiliki perencanaan dengan baik, sehingga tidak memiliki tujuan yang jelas dalam berinvestasi. Banyak investor pemula yang mengikuti tren investasi saham, tanpa mengetahui instrumen yang digunakan untuk berinvestasi. Kebanyakan dari investor hanya ingin ikut-ikutan saja. Gunakanlah saham sebagai instrumen untuk menuntun tujuan keuangan, bukan hanya sekedar tren. 

3. Tidak melakukan analisis saham

image
Photo : pixabay

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi saham, kamu wajib untuk melakukan analisis saham dan keuangan secara matang. Buatlah perencanaan finansial terlebih dahulu, agar mengetahui dana yang kamu miliki untuk membeli saham sehingga tidak menganggu dana darurat dan kebutuhan lainnya. Perencanaan finansial bertujuan untuk mengetahui instrumen saham cocok atau tidak untuk dijadikan sebagai instrumen investasi, dengan dana yang kamu miliki. Hal tersebut meminimalisir risiko yang akan terjadi. 

4. Tidak melakukan diversifikasi investasi

image
Photo : pixabay

Diversifikasi investasi saham adalah cara untuk mengurangi risiko investasi yang terjadi, dengan tidak fokus pada satu instrumen. Kebanyakan dari para investor, terlalu fokus pada satu instrumen investasi. Ketika aset tersebut bangkrut, maka risiko yang kamu tanggung semakin besar. Hindari untuk menempatkan seluruh dana untuk satu instrumen investasi. 

5. Terjebak transaksi jangka pendek

image
Photo : pixabay

Banyak investor saham yang terjebak dengan transaksi jangka pendek, dengan keuntungan yang menggiurkan. Namun harus diketahui bahwa transaksi jangka pendek memiliki risiko yang tinggi, sehingga menguras waktu dan energi yang membuat kamu menjadi gusar. Banyak investor yang mengalami kegagalan karena berfokus pada keuntungan jangka pendek. Biasanya investasi jangka panjang lebih menguntungkan, namun dibutuhkan kesabaran karena waktu yang diperlukan pun lebih lama. 

6. Mudah panik

image
Photo : pixabay

Derasnya informasi terkait saham, membuat kamu terjebak dalam kepanikan atau panic selling. Panic selling adalah sebuah peristiwa dimana para investor panik karena takut kejatuhan harga saham. Dalam peristiwa ini, para investor akan melepaskan sahamnya dengan penuh emosi karena takut harga saham semakin anjlok. Hal tersebut malah menimbulkan kerugian yang lebih tinggi, karena tidak melakukan analisis teknikal maupun fundamental. 

Baca juga: Cara Memilih Investasi Ternyata Seperti Cari Jodoh

7. Menggunakan dana pinjaman

image
Photo : pixabay

Banyak investor yang menggunakan dana pinjaman untuk berinvestasi, demi meraup keuntungan yang tinggi. Namun, hal tersebut adalah kesalahan terbesar investor. Jika investor berutang untuk berinvestasi, maka risiko kerugian pun lebih besar karena harus membayarkan suku bunga yang tinggi. Selain itu, investor akan mengalami situasi yang semakin sulit ketika saham sedang anjlok, harus membayar dana pinjaman yang telah jatuh tempo.

Itu lah 7 poin kesalahan yang harus dihindari bila ingin investasi saham. Daripada menggunakan dana pinjaman, lebih baik tingkatkan penghasilkan kamu agar dana untuk investasi bisa lebih besar. Yuk jadi investor saham yang cerdas!

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...