Selain jalur lintas timur, tengah dan barat Sumatera, para pemudik juga bisa memanfaatkan sejumlah ruas tol fungsional Trans Sumatera tanpa dikenakan biaya.

Pemerintah menjamin kesiapan jalan lintas timur, tengah, dan barat Sumatera untuk arus mudik Lebaran pada tahun ini. Di antaranya dengan melakukan penambalan jalan yang rusak dan berlubang sehingga siap digunakan pada H-10 menjelang Lebaran. Adapun alat-alat berat akan disiagakan di sejumlah titik rawan longsor seperti di Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, dan Jambi.

Selain itu, para pemudik juga bisa memanfaatkan sejumlah ruas tol fungsional Trans-Sumatera tanpa dikenakan biaya. Jalur tol dengan total panjang 65 kilometer (km) ini mulai dibuka H-10 dan H+ 10 Idul Fitri. Jalur tol fungsional sebetulnya masih dalam tahap pengerjaan, tapi sudah bisa digunakan.

(Baca: Saat Mudik, Empat Ruas Tol Trans Sumatera Bisa Gratis Dilalui)

Kondisi minimum ruas tol fungsional di antaranya jalan sudah dibeton dengan ketebalan 10 sentimeter (cm); dilengkapi dengan rambu, marka sementara, dan perlengkapan keselamatan; hingga pemasangan penerangan di sejumlah lokasi. Jalur fungsional direncanakan beroperasi pada pukul 06.00-18.00 dan hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat dengan kecepatan 40 km per jam.

PT Hutama Karya selaku pengembang jalan tol juga menyiapkan beberapa fasilitas pendukung untuk menunjang kelancaran arus mudik seperti mobil derek, ambulans, mobil patroli, dan mobil penyelamat.

Pada tahun ini, jumlah mobil pribadi yang digunakan pemudik diperkirakan mencapai 3,48 juta secara nasional. Angka ini mengalami peningkatan 13,7 persen dibandingkan tahun lalu sebesar 3,06 juta unit kendaraan.

Nathacia Suhendra
Artikel Terkait
Pemerintah akan berupaya membatasi penggunaan sepeda motor pada pelaksanaan mudik di tahun-tahun mendatang.