Menelaah Manfaat Energi Matahari bagi Manusia dan Kehidupan di Bumi

Berikut aneka ragam manfaat energi matahari bagi manusia dan seluruh makhluk yang ada di jagat raya.
Image title
14 April 2022, 13:33
manfaat energi matahari bagi manusia
ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Ilustrasi, Matahari.

Matahari merupakan sumber energi yang paling besar di dunia, dan mempunyai beragam manfaat bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di Bumi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), matahari adalah bintang yang merupakan pusat tata surya, memancarkan panas dan cahaya ke Bumi dan planet-planet lain yang mengedarinya, sebagian besar kandungannya berupa hidrogen dan helium.

Lantas, apa sebenarnya energi matahari itu dan apa saja kegunaannya? Simak ulasan singkat berkut ini.

Manfaat Energi Matahari

Mengutip sunenergy.id, energi matahari merupakan energi yang dihasilkan dari pancaran panas sinar matahari. Sebagai salah satu sumber energi yang paling besar di muka bumi, sinar panas matahari mampu menunjang keberlangsungan hidup seluruh makhluk hidup.

Advertisement

Dapat dikatakan, bahwa energi yang dipancarkan oleh matahari memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan di Bumi, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

Sebagai sumber energi utama bagi kehidupan makhluk hidup di Bumi, matahari sangat bermanfaat bagi segala aspek kehidupan. Berikut beragam manfaat energi matahari bagi manusia dan makhluk hidup di Bumi.

1. Manfaat Energi Matahari bagi Manusia

Berbeda dengan sumber energi lain, matahari merupakan sumber energi yang tidak memiliki batas dan masuk dalam kategori renewable energy. Keberadaan energi matahari memberikan segudang manfaat bagi manusia, antara lain:

  • Sebagai sumber vitamin D, yang sangat dibutuhkan tubuh manusia.
  • Sebagai sumber listrik. Pemanfaatan energi matahari sebagai sumber listrik dilakukan melalui pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)
  • Memberikan pencahayaan alami bagi manusia.
  • Membakar lemak dalam tubuh, sehingga secara tidak langsung mampu untuk menurunkan berat badan.
  • Berperan sebagai fotoreseptor, yang mampu meredakan rasa sakit dan stress. Penelitian menunjukkan, paparan sinar matahari membuat orang merasa lebih nyaman dan tidak stress.
  • Dapat memaksimalkan fungsi metabolisme tubuh.
  • Menyembuhkan gangguan kulit tertentu.

Itulah beberapa manfaat energi matahari bagi manusia. Perlu diingat, beberapa manfaat ini didapat dengan catatan tubuh menerima paparan energi matahari secara wajar.  Terlalu lama terpapar sinar matahari justru mendatangkan efek negatif bagi tubuh.

Pasalnya, sinar matahari terdiri dari berbagai jenis radiasi, mulai dari sinar kosmik, sinar gamma, sinar X (X-Ray), ultra violet (UV). Sinar UV ini termasuk did alamnya sinar UVC, UVB and, UVA.

Jenis radiasi yang berbahaya, seperti sinar kosmik, sinar gamma, X-Ray dan UVC memang tersaring oleh atmosfer. Namun, jenis radiasi lainnya seperti UVB, UVA, dan sinar inframerah mencapai permukaan bumi dan mempengaruhi tubuh manusia.

Jika tubuh terlalu lama terkena paparan sinar matahari, maka efek negatif yang dapat timbul adalah, kulit terbakar, meningkatkan penuaan pada kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tidak terlalu lama terpapar sinar matahari. Para ahli menyarankan, lama berjemur tanpa tabir surya (sunscreen) adalah 20 menit

2. Manfaat Energi Matahari bagi Hewan

Seperti telah disebutkan, energi matahari memberikan manfaat bagi kehidupan di Bumi, termasuk di dalamnya untuk hewan. Beberapa manfaat energi matahari bagi hewan antara lain:

  • Menghangatkan tubuh hewan agar bisa bertahan hidup. Ini terutama untuk hewan jenis reptil seperti buaya, ular dan kadal.
  • Sebagai sumber vitamin D. Sama dengan manusia, hewan juga membutuhkan vitamin D dan matahari merupakan sumber alami untuk mendapatkan asupan vitamin ini.
  • Beberapa hewan memanfaatkan panas dari sinar matahari untuk membantu memperlancar proses pencernaan makanan.
  • Menjaga suhu tubuh hewan agar tetap hangat dan stabil.
  • Matahari membantu proses fotosintesis tumbuhan yang menjadi sumber makanan hewan.
  • Membantu pertumbuhan tubuh hewan agar menjadi lebih cepat.
  • Beberapa hewan membutuhkan sinar matahari untuk mempercepat proses adaptasi hewan terhadap lingkungannya.
  • Sebagai sumber penerangan untuk mencari mangsa dan makanan.
  • Sebagai penunjuk arah bagi hewan yang terbang.
  • Mengatur siklus tidur.

3. Manfaat Energi Matahari bagi Tumbuhan

Bagi tumbuhan, energi matahari merupakan salah satu sumber energi yang paling dibutuhkan, selain air. Beberapa manfaat energi matahari bagi tumbuhan antara lain:

  • Membantu proses fotosintesis yang berguna untuk menghasilkan makanan bagi tumbuhan.
  • Membantu proses pertumbuhan tumbuhan secara keseluruhan.
  • Sebagai sumber nutrisi terbaik bagi tumbuhan.
  • Menjaga temperatur tumbuhan agar lebih stabil dan seimbang.
  • Menghangatkan biji pada tumbuhan.
  • Mengaktifkan klorofil yang terkandung dalam tanaman.
  • Memberi warna hijau pada tumbuhan.
  • Membantu pertumbuhan bunga dan daun, tanaman yang terkena sinar matahari akan cepat berbunga dan tumbuh tinggi.
  • Membantu proses pertumbuhan kecambah agar menjadi lebih kaya nutrisi.

Demkianlah manfaat energi matahari bagi manusia, hewan dan tumbuhan. Dapat disimpulkan, bahwa keberadaan matahari memang tergolong esensial bagi Bumi, karena tanpanya maka tidak ada kehidupan di Bumi.

Tanpa matahari, suhu Bumi tidak memungkinkan untuk dihidupi, bahkan oleh bakteri sekalipun. Jika matahari tiba-tiba tidak memancarkan sinarnya, maka suhu Bumi akan turun secara drastis.

Suhu bumi memang tidak akan turun menjadi 0 derajat celcius (0C) seketika, karena Bumi masih menyimpan panas dari radiasi matahari dari masa/waktu ketika matahari masih memancarkan sinarnya. Dibutuhkan waktu yang sangat lama hingga suhu Bumi turun ke titik 0 0C. Namun, selama itu terjadi siklus kehidupan di Bumi akan terganggu hingga akhirnya musnah sebelum suhu Bumi mencapai titik nol.

Pasalnya, ketiadaan sinar matahari akan menyebabkan tumbuhan tidak mampu menjalankan proses fotosintesis, yang mengubah karbondioksida dan air menjadi oksigen dan glukosa. Jika matahari berhenti bersinar, maka proses fotosintesis akan terhenti. Akibatnya, tumbuhan tidak dapat menghasilkan glukosa maupun oksigen yang diperlukan hewan dan manusia..

Kesimpulannya, jika matahari tidak bersinar, maka secara perlahan namun pasti, kehidupan di Bumi akan musnah. Baik karena penurunan suhu yang ekstrem, dan karena matinya tumbuhan yang merupakan sumber oksigen dan makanan.

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait