Aksi Ambil Untung di Pasar Spot, Harga Emas Antam Stabil Rp 938 Ribu

Harga emas di pasar spot tercatat turun tipis 0,24% di lebel US$ 1.798,41 per ons karena aksi profit taking investor.
Image title
Oleh Agung Jatmiko
14 Juli 2020, 11:57
Ilustrasi, emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. Harga emas Antam stabil di level Rp 938.000 per gram meski di pasar spot ada aksi profit taking.
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ilustrasi, emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. Harga emas Antam stabil di level Rp 938.000 per gram meski di pasar spot ada aksi profit taking.

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk tercatat stabil, meski pergerakan emas di pasar spot tercatat turun. Pada Selasa (14/7), harga emas Antam tercatat sebesar Rp 938.000 per gram, tak berubah dibandingkan harga sehari sebelumnya.

Mengutip Bloomberg, Selasa (14/7) pukul 11.00 WIB, harga emas di pasar spot tercatat berada di level US$ 1.798,41 per ons, turun 0,24% dibandingkan harga sebelumnya, yakni US$ 1.802,78 per ons.

Penurunan harga emas disebabkan karena pelaku pasar lebih memilih memegang dolar Amerika Serikat (AS). Terlihat dari pergerakan indeks dolar AS yang naik 0,1% menjadi 96,55.

Indikasi pelepasan emas sebenarnya sudah terlihat pada akhir pekan lalu, di mana sebagian investor melepas kepemilikannya dan beralih ke aset yang lebih berisiko, seperti saham.

Mengutip Reuters, Selasa (14/7), Managing Director RBC Wealth Management George Gero mengatakan, penurunan harga emas disebabkan karena investor melakukan profit taking.

"Pergerakan harga emas berada dalam tren kenaikan selama sepekan terakhir, sehingga investor melakukan proft taking dan menaruh dana di aset berisiko," kata Gero, dilansir dari Reuters.

(Baca: Kasus Covid-19 Masih Meningkat, Harga Emas Antam Naik ke Rp 938 Ribu)

Sebelumnya, harga emas bergerak naik signifikan menembus level US$ 1.800 per ons, seiring dengan kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek pemulihan ekonomi global. Pelaku pasar khawatir peningkatan kasus positif virus corona atau Covid-19 akan menghambat upaya pemulihan ekonomi global.

Hal ini, membuat emas sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven menjadi pilihan pelaku pasar. Namun, menjelang penutupan perdagangan pasar berjangka AS, banyak investor yang melepas emas dan lebih memilih dolar AS.

Meski demikian, momentum kenaikan dipandang belum meninggalkan pergerakan emas. Harga baru bergerak turun signifikan, apabila ada sentimen positif yang mampu menggerakkan pasar saham. Misalnya, penurunan signifikan pada jumlah kasus Covid-19.

Sementara, dari dalam negeri, berdasarkan situs logammulia.com, harga emas batangan Antam adalah sebagai berikut:

  • Emas Batangan 0,5 gram Rp 499.000
  • Emas batangan 1 gram Rp 938.000
  • Emas batangan 2 gram Rp 1.816.000
  • Emas batangan 3 gram Rp 2.699.000
  • Emas batangan 5 gram Rp 4.470.000
  • Emas batangan 10 gram Rp 8.875.000
  • Emas batangan 25 gram Rp 22.062.000
  • Emas batangan 50 gram Rp 44.045.000
  • Emas batangan 100 gram Rp 88.012.000
  • Emas batangan 250 gram Rp 219.765.000
  • Emas batangan 500 gram Rp 440.320.000
  • Emas batangan 1.000 gram Rp 878.600.000

(Baca: Dolar AS Tekan Harga Emas, Logam Mulia Antam Turun Jadi Rp 937 Ribu)

Video Pilihan

Artikel Terkait