Satgas Covid-19 Soroti Empat Provinsi dengan Tambahan Kasus Tertinggi

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada empat provinsi berkontribusi terhadap 56% dari total kasus positif virus corona.
Dimas Jarot Bayu
3 September 2020, 22:34
Ilustrasi, Juru Bicara Satuan Tugas Penangan Covid-19 Wiku Adisasmito. Satgas Penanganan Covid-19 menyoroti empat provinsi yang mencatatkan peningkatan kasus positif Covid-19 terbanyak, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Youtube BNPB
Ilustrasi, Juru Bicara Satuan Tugas Penangan Covid-19 Wiku Adisasmito. Satgas Penanganan Covid-19 menyoroti empat provinsi yang mencatatkan peningkatan kasus positif Covid-19 terbanyak, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyoroti peningkatan kasus positif virus corona atau Covid-19 di empat provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tambahan kasus positif Covid-19 dari empat provinsi ini tercatat paling besar dari seluruh wilayah di Indonesia.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan empat provinsi tersebut berkontribusi sebesar 56% dari total kasus positif virus corona Indonesia.

"DKI Jakarta merupakan wilayah yang mencatatkan penambahan kasus virus corona paling tinggi hari ini, yaitu sebanyak 1.359 orang. Tambahan kasus positif Covid-19 ini merupakan rekor tertinggi," kata Wiku di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (3/9).

Secara kumulatif, total kasus positif virus corona DKI Jakarta tercatat sebanyak 43.400 orang, dengan jumlah kasus aktif mencapai 9.713 orang atau 22,3%. Wiku menjelaskan peningkatan jumlah kasus Covid-19 di DKI Jakarta selaras dengan kapasitas pemeriksaan laboratorium yang terus ditingkatkan, serta sudah melebihi standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 1 per 1.000 populasi per minggu.

Advertisement

Dari total kasus Covid-19 di Ibu Kota, jumlah pasien yang meninggal tercatat mencapai 1.246 orang atau 2,87%. Sementara, jumlah kasus pasien virus corona yang dinyatakan sembuh tercatat mencapai 32.441 orang atau 74,7%.

Berdasarkan zonasi, ada lima wilayah di DKI Jakarta yang masuk kategori zona merah yaitu Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Hanya satu kabupaten yang berada di zona kuning, yakni Kepulauan Seribu.

Untuk bisa menurunkan level zonasi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diharapkan bisa menegakkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Sementara di Jawa Timur, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada tambahan kasus positif virus corona sebanyak 377 orang pada hari ini. Jumlah kasus positif Covid-19 secara kumulatif di Jawa Timur tercatat sebanyak 34.655 orang.

Dari kumulatif kasus positif virus corona tersebut, kasus aktif di Jawa Timur tercatat sebanyak 5.079 atau 14,6%. Provinsi Jawa Timur dikatakan Wiku merupakan wilayah yang memiliki kasus aktif rendah, lebih rendah dibandingkan persentase nasional.

Jawa Timur juga merupakan wilayah yang mencatatkan tingkat kesembuhan tinggi dengan jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 27.117 atau 78,24%. Persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Jawa Timur ini lebih tinggi dibandingkan nasional, yakni sebesar 72,1%.

Meski demikian, tingkat kematian pasien Covid-19 di Jawa Timur tergolong tinggi yaitu sebesar 7,09% yang berasal dari 2.459 kasus kematian. Tingkat kematian akibat Covid-19 di Jawa Timur ini lebih tinggi dibandingkan persentase nasional yang sebesar 4,2%.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sembilan kota di Jawa Timur yang masuk kategori zona merah, 25 kabupaten/kota masuk kategori zona oranye dan 14 kabupaten/kota masuk zona kuning. Berdasarkan persebaran jumlah kasus, 35% kasus positif virus corona di Jawa Timur berasal dari Surabaya.

"Pemerintah daerah, khususnya Kota Surabaya, mohon untuk dapat menekan kenaikan jumlah kasus dengan terus memperhatikan penerapan protokol kesehatan, mendorong agar seluruh masyarakat disiplin, dan dapat menerapkan protokol kesehatan, sehingga jumlah kasus bisa ditekan," ujarnya.

Di Jawa Tengah, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada penambahan kasus positif virus corona sebanyak 242 orang, sehingga secara kumulatif jumlah kasus tercatat mencapai 14.670 orang.

Wiku menjabarkan jumlah kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah tercatat sebanyak 4.180 orang atau 28,49%. Persentase ini tergolong rendah, meski sedikit lebih tinggi dibandingkan persentase kasus aktif nasional yang sebesar 24,1%.

Dari total kasus positif Covid-19 di Jawa Tengah, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh tercatat mencapai 9.429 orang atau 64,2%, masih di bawah rata-rata nasional. Sementara, jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Tengah tercatat mencapai 1.061 orang atau 7,23%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang sebesar 4,2%.

Berdasarkan zonasi, ada tiga kota di Jawa Tengah yang masuk zona merah, 21 kabupaten/kota masuk zona oranye dan 11 kabupaten/kota masuk kategori zona kuning. Sedangkan, dilihat dari persebaran jumlah kasusnya, 54% berpusat di Semarang.

Adapun, di Jawa Barat terdapat tambahan 238 kasus positif virus corona pada hari ini, sehingga secara kumulatif tercatat sebesar 11.719 orang. Sedangkan, jumlah kasus aktif corona di Jawa Barat tercatat sebanyak 5.070 orang atau 43,2%.

"Dengan angka tersebut, kasus aktif di Jawa Barat masih termasuk tinggi dari presentase kasus aktif nasional," kata Wiku.

Dari total kasus positif Covid-19 di Jawa Barat, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 6.369 orang atau 54,3%. Sementara jumlah pasien virus corona tercatat sebanyak 280 orang atau 2,38%.

Berdasarkan zonasi, ada empat kota di Jawa Barat yang masuk kategori zona merah, 10 kabupaten/kota masuk zona oranye dan 13 kabupaten/kota masuk zona kuning.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait