Startup Gokreator Sediakan Platform untuk Kreator Menjual Konten

PT Karya Onto Mandiri meluncurkan Gokreator yang merupakan platform bagi kreator berpromosi, menjangkau fans dan mendapatkan penghasilan dari karyanya.
Image title
11 Juni 2020, 11:41
PT Karya Onto Mandiri merilis Gocreator, startup yang menjadi platform kreator Indonesia mempromosikan karya, menjangkau fans dan mendapatkan penghasilan.
Dokumentasi Gocreator
PT Karya Onto Mandiri merilis Gocreator, startup yang menjadi platform kreator Indonesia mempromosikan karya, menjangkau fans dan mendapatkan penghasilan.

Setelah Sociabuzz Pro, para kreator Indonesia kini memiliki pilihan lain untuk mempromosikan, sekaligus mendapatkan penghasilan dari karyanya. Perusahaan rintisan atau startup baru yang menjembatani para kreator atau pembuat karya dengan publik adalah Gokreator.

Startup besutan PT Karya Onto Mandiri ini telah resmi diluncurkan, dengan menyediakan platform bagi para kreator untuk mempromosikan karya, meningkatkan engagement dengan penggemar atau fans, hingga mendapatkan penghasilan dari konten karyanya.

Chief Operating Officer Gokreator Ady Rahmat menjelaskan, ada tiga fitur unggulan yang diusung Gokreator. Pertama, 'Tip Jar' yang merupakan kanal bagi fans untuk bisa menyalurkan uang tip kepada kreator favorit, dengan besaran minimal Rp 10.000.

Sebagai timbal balik, fans yang memberikan uang tip akan mendapatkan konten eksklusif dari kreator yang tidak dipublikasikan kepada siapapun di platform manapun. Para kreator pun mudah untuk mencairkan penghasilan dari uang tip ketika ‘tip jar’ sudah mencapai Rp 100.000.

Advertisement

Kedua, adalah fitur proyek, di mana kreator juga bisa menawarkan jasa lain sesuai keahlian mereka kepada para fans untuk bisa menambah penghasilan.

"Fitur proyek memungkinkan kreator menerima pekerjaan apapun yang dipesan oleh fans sesuai dengan keahlian kreator," kata Ady, dalam siaran pers, Kamis (11/6).

Ketiga, fitur membership yang memungkinkan kreator bisa mendapatkan penghasilan tetap sesuai level keanggotan para fans. Ada pula fitur top creator yang mempromosikan kreator yang aktif berkarya dan fitur streaming alert yang akan memberikan notifikasi bagi kreator ketika fans memberikan tip saat live meeting dengan fans.

Ia menambahkan, Gokreator memungkinkan podcaster, penulis, musisi, video creator, komikus, visual artist, dan kreator lain untuk dapat mempromosikan karya sekaligus menjangkau pasar lebih luas.

(Baca: Gandeng Startup Pluang, Gojek Tawarkan Investasi Emas Mulai Rp 8.000)

“Selain membantu mempublikasikan karya kreator lokal, Gokreator menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara kreator dengan fans, misalnya melalui fitur chat,” ujarnya.

Ia menerangkan, proses menjadi kreator melalui Gokreator cukup mudah. Kreator membuat akun di gokreator.com, mengatur membership level, mempublikasikan konten dan mempromosikan karya ke berbagai media sosial.

Gokreator menargetkan bisa menjaring 25.000 pengguna dan 1.000 kreator dalam satu tahun pertama. Setelah meluncurkan versi web, perusahaan berencana merilis versi mobile app pada kuartal IV 2020.

Platform bagi para kreator Indonesia sebelumnya sudah hadir, melalui Sociabuzz Pro. Fitur yang dirilis oleh marketplace bidang jasa Sociabuzz ini, memungkinkan para pekerja kreatif membuat profil dan menampilkan portfolio hasil karya terbaiknya dalam satu platform.

Para profesional kreatif seperti content creator, blogger, youtuber, influencer, fotografer, videografer, makeup artist, penyanyi, DJ, band, MC, pembicara, stand up comedian, model, hingga penulis, dapat membuat daftar riwayat hidup (curriculum vitae/CV) online mereka secara gratis menggunakan SociaBuzz Pro.

Untuk para pekerja kreatif, profil profesional di Sociabuzz juga dapat memuat portofolio karya pengguna. Fitur inilah yang membedakan Sociabuzz dengan jejaring sosial pekerja kantoran seperti LinkedIn.

"SociaBuzz ingin menjadi wadah bagi semua profesional kreatif untuk bisa menampilkan karya terbaik mereka dan sekaligus mendapatkan tambahan job dan klien baru, agar profesi kreatif yang mereka jalankan bisa terus bertumbuh dan berkembang," kata CEO Sociabuzz Rade Tampubolon, dalam siaran pers 24 Januari 2019.

(Baca: Startup Sirclo dan Icube Merger, Targetkan Pasar yang Lebih Luas)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait