Bioskop CGV Tutup akibat Pandemi Corona, Gaji Karyawan Dipangkas 50%

Pengelola bioskop CGV, PT Graha Layar Prima Tbk menyatakan tak melakukan PHK, tetapi memangkas gaji karyawannya hingga 50% akibat pandemi corona.
Image title
29 Mei 2020, 17:55
bioskop cgv, pandemi corona, virus corona, phk karyawan
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.
Ilustrasi. PT Graha Layar Prima Tbk terpaksa menutup seluruh bioskop CGV seiring kebijakan pemerintah demi mencegah penyebaran virus corona.

Pandemi virus corona berdampak pada industri hiburan, seperti bioskop yang terpaksa menutup operasionalnya. Akibatnya,  pengelola bioskop CGV, PT Graha Layar Prima Tbk terpaksa memangkas gaji karyawannya hingga 50%.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia dijelaskan bahwa emiten berkode saham BLTZ ini tak melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan. Namun, seluruh karyawan yang berjumlah 669 orang terkena dampak pemotongan gaji sebesar 50%.

Hal itu dilakukan oleh CGV karena seluruh kegiatan operasional bioskop ditutup sesuai instruksi dari pemerintah hingga waktu yang belum ditentukan. "Menstabilkan bisnis Perseroan, dengan menurunkan sebisa mungkin beban biaya usaha, terdiri dari biaya operasi terkait," kata manajemen CGV dikutip dari keterbukaan informasi yang dirilis Jumat (29/5)

(Baca: #BoikotTVRI Viral, Dirut Iman Brotoseno Klarifikasi soal Cuitan Lama)

Advertisement

Kontribusi dari kegiatan operasional yang dihentikan itu mencapai lebih dari 75% terhadap total pendapatan CGV per 2019 lalu. Perusahaan memperkirakan akan ada penurunan pendapatan lebih dari 25% pada periode Maret hingga April 2020 dan penurunan laba bersih hingga 75% secara tahunan.

Di saat penutupan sementara ini, sejumlah langkah pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh CGV. Langkahh tersebut, antara lain menyemprotkan desinfektan pada auditorium dan ruangan lain, meningkatkan standar kebersihan bioskop, dan menyusun strategi untuk menstabilkan bisnis setelah berhentinya kegiatan operasional.

"Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menyambut kembali kehadiran para penggemar film di bioskop CGV guna menikmati sejumlah film-film baru yang sempat tertunda rilisnya akibat adanya Covid-19," kata manajemen CGV.

(Baca: Mematut Skema Subsidi Gaji Penangkal PHK Akibat Corona di Inggris & AS)

Strategi dan upaya CGV dalam mempertahankan kelangsungan usaha di tengah kondisi pandemi Covid-19, di antaranya dengan mengurangi biaya-biaya sewa tempat usaha melalui negosiasi dan kerja sama dengan pemilik-pemilik lahan.

Lalu, melakukan kolaborasi dengan para pelaku industri film dalam mempersiapkan film-film lokal terbaru yang akan ditayangkan di bioskop CGV setelah pemulihan Pandemi Covid-19. Saat ini, perusahaan masih melakukan kegiatan pemasaran secara digital di seluruh online platform dan social networking services CGV,

"Inovasi dengan beralih ke virtual dan memaksimalkan konten-konten kreatif di digital platform CGV dan jasa pembuatan video konten atau iklan untuk pihak ketiga atau eksternal," kata manajemen. 

Jumlah kasus  positif virus corona hingga Jumat (29/5) mencapai 25.216. Sebanyak 6.492 pasien dinyatakan sembuh dan 1.520 orang meninggal dunia. Perkembangan data kasus virus corona dapat dilihat lebih lengkap dalam databoks di bawah ini. 

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait