Rupiah Menguat Tembus Level 14.800/US, Paling Perkasa di Asia

Rupiah menguat 1,2% ke level Rp 14.888 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini di tengah sentimen risk on di busa saham AS.
Abdul Azis Said
24 Januari 2023, 17:38
Rupiah menguat, rupiah hari ini, rupiah perkasa
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Ilustrasi. Rupiah menguat di bawah Rp 15.000 per doalr AS pada perdagangan hari ini.

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 1,2% ke level Rp 14.888 per dolar AS di pasar spot sore ini, Selasa (24/1). Rupiah menguat paling signifikan dibandingkan mata uang Asia lainnya di tengah sentimen risk on di bursa saham AS.

Mata uang Asia lainnya juga menguat terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menguat 0,52%, peso Filipina 0,26% , yen Jepang 0,48% dan dolar Hong Kong 0,01%. Sementara itu, beberapa mata uang Asia lainnya melemah dengan koreksi paling dalam terjadi pada yuan Cina 0,25%. 

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, risiko resesi di Amerika Serikat menjadi penyokong koreksi dalam indeks dolar AS. Hal ini mendorong rupiah menguat.

"Dolar melayang di dekat level terendahnya dalam sembilan bulan terhadap mata uang lainnya, karena para pedagang mempertimbangkan risiko resesi di AS dan jalur kebijakan bank sentral AS, The Fed," kata Ibrahim Assuaibi dalam catatannya.

Berdasarkan alat pemantauan CME FedWacth Tool, mayoritas pasar berekspektasi kenaikan bunga hanya 25 bps pada pertemuan 1 Februari mendatang. Ini mengindikasikan pelonggaran lebih lanjut setelah bank sentral utama dunia itu mengerek bunga agresif pada tahun lalu.

Ia juga menilai sentimen dari dalam negeri cukup positif dan mendukung penguatan rupiah. Pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang akan dirilis awal bulan depan kemungkinan menunjukkan pertumbuhan antara 5,2%-5,3%. Ini mengindikasikan ekonomi domestik meningkat saat global justru terancam resesi.

Di sisi lain, upaya BI memperkuat respons bauran kebijakannya dinilai membantu memperkuat rupiah. BI kembali mengerek suku bunga menjadi 5,75% pada pertemuan pekan lalu. BI juga memperkuar stabilisasi nilai tukar rupiah melalui intervensi tiga lapis, yakni di pasar spot, DNDF, serta pembelian dan penjualan SBN di pasar sekunder.

Kurs rupiah telah menguat 4,4% sepanjang tahun ini. Penguatan rupiah terhadap dolar AS adalah salah satu yang tertinggi dibandingkan mata uang Asia lainnya. 

 

Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait