Kembali Cetak Rekor, Positif Corona di RI Melonjak 1.241 Kasus

Total kasus positif virus corona di RI mencapai 34.316 orang
Ameidyo Daud Nasution
10 Juni 2020, 16:07
virus corona, rekor, covid-19
ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/aww.
Tes swab warga di Padang, Sumatera Barat, Minggu (7/6/2020). Jumlah kasus corona di RI pada Rabu (10/6) melonjak 1.241 orang.

Pemerintah melaporkan adanya tambahan kasus baru virus corona sebanyak 1.241 orang pada Rabu (10/6). Ini berarti rekor baru penambahan positif Covid-19 di RI kembali pecah usai lonjakan 1.043 infeksi pada Selasa (9/6).

Dengan kenaikan ini, total kasus corona di RI secara kumulatif mencapai 34.316 orang. Juru bicara nasional penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan peningkatan tersebut berasal dari tambahan hasil 17.757 uji spesimen.

“Ini disebabkan tracing agresif dilakukan. Kalau dilihat, penambahan spesimen dikirim oleh puskesmas dan Dinas Kesehatan serta tidak didominasi rumah sakit lagi,” kata Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (10/6).

(Baca: Daftar 100 Negara Teraman dari Virus Corona, Indonesia di Posisi 97 )

Advertisement

Yurianto menjelaskan tambahan kasus terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur dengan 273 kasus. Di bawahnya ada Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta yakni 189 dan 157 orang terinfeksi. “Ini bukti bahwa tracing agresif bisa menangkap kasus positif,” kata Yurianto.

Sedangkan jumlah pasien sembuh juga bertambah 715 sehingga total 12.129 orang dinyatakan pulih dari corona. Adapun angka kematian meningkat 36 menjadi 1.959 orang.

Pemerintah juga melaporkan hingga hari ini ada 14.242 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait corona. Sedangkan 43.945 adalah orang yang dikategorikan dalam pemantauan (ODP).

“Penularan masih terjadi, artinya ada yang sakit namun tidak mengisolasi diri,” ujar Yurianto.

(Baca: Polisi Tangkap 31 Warga Makassar yang Jemput Paksa Jenazah PDP Corona)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait