Pertama Kali, Katadata Gelar Regional Summit 2020 Secara Virtual

Forum ini juga jadi ajang pemberian apresiasi bagi kepala daerah yang menerapkan praktik terbaik dalam membangun daerah di bidang kesehatan, pendidikan, perekonomian, kesejahteraan, dan lingkungan.
Ameidyo Daud Nasution
5 November 2020, 12:49
regional summit 2020, katadata, pemda
Katadata
Katadata.co.id menggelar forum tahunan Katadata Regional Summit 2020 yang bertemakan “Kolaborasi Menuju Pembangunan Daerah Berkelanjutan” di era Pandemi Covid-19.

Katadata.co.id menggelar forum tahunan Katadata Regional Summit 2020 yang bertemakan “Kolaborasi Menuju Pembangunan Daerah Berkelanjutan” di era Pandemi Covid-19. Acara ini merupakan forum untuk mempertemukan seluruh pemangku kebijakan baik dari pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan komunitas sipil dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Selain diskusi, forum ini juga jadi ajang pemberian apresiasi bagi kepala daerah yang menerapkan praktik terbaik dalam membangun daerah di bidang kesehatan, pendidikan, perekonomian, kesejahteraan, dan lingkungan. Acara ini juga merupakan agenda virtual pertama yang digelar Katadata.co.id.

 "Pandemi menjadi momentum bagi semua stakeholder untuk mewujudkan pemulihan ekonomi dan kesehatan, termasuk di daerah," demikian bunyi keterangan dalam laman Regional Summit 2020, seperti ditulis pada Kamis (5/11).

 Penghargaan ini diberikan dengan mengacu tiga indeks yakni Indeks Kelola, Indeks Daya saing Daerah Berkelanjutan, dan Indeks Perhutanan Sosial. Metodologi penyusunan indeks ini disusun tim riset Katadata Insight Center dan bekerja sama dengan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD).

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko  dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dijadwalkan akan menjadi pembicara kunci pada hari Kamis (5/11). Keduanya akan berbicara dengan tema 'Kolaborasi Menuju Pembangunan Daerah Berkelanjutan'.

Forum ini akan membahas pentingnya kolaborasi antara pusat, daerah, dunia usaha, dan civil society dalam mewujudkan pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19. Diharapkan dari forum ini menciptakan kolaborasi demi ekonomi yang lebih tangguh, adil, merata, sejahtera, serta menjaga lingkungan.

Dalam sesi panel hari ini juga akan dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Sri Purwaningsih, dan ekonom LPEM FEB UI Alin Halimatussadiah.

Adapun beberapa nama besar lain yang telah mengisi acara sejak Selasa (3/11) antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso.

Selain itu ada pula Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin, dan Bupati Bojonegoro Ana Muawanah.

Dari dunia usaha, hadir Presiden Komisaris SEA Group Pandu Sjahrir, Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini, serta Direktur Bisnis Digital PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Fajrin Rasyid.

Mereka telah mengisi sembilan sesi acara yang bertemakan beberapa hal mulai dari strategi mencegah stunting, percepatan pemulihan ekonomi dari krisis, pembangunan daya saing berkelanjutan di daerah, hingga perhutanan sosial untuk kesejahteraan rakyat.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait