Bill Gates - Melinda Bercerai, Bagaimana Nasib Microsoft & Yayasannya?

Keduanya mendirikan Bill and Melinda Gates Foundation yang diluncurkan tahun 2020. Hingga akhir 2019, yayasan tersebut memiliki aset US$ 43,3 miliar atau setara dengan Rp 625 triliun
Ameidyo Daud Nasution
4 Mei 2021, 07:46
bill gates cerai, melinda gates, microsft, teknologi
Arief Kamaludin|KATADATA
Bill Gates, Pemilik Microsoft pada Selasa (4/5) mengumumkan perceraiannya dengan sang istri yakni Melinda Gates.

Sebuah kabar mengejutkan datang dari dunia teknologi sekaligus filantropi dunia. Pemilik Microsoft yakni Bill Gates dan istrinya Melinda Gates memutuskan bercerai usai menikah selama 27 tahun.

Bill dan Melinda dalam sebuah pernyataan bersama menyatakan sudah tak yakin bisa berjalan bersama sebagai pasangan dalam fase kehidupan selanjutnya. Meski demikian, mereka akan tetap melanjutkan kegiatan bersama di dalam organisasi nirlaba mereka yakni Bill and Melinda Gates Foundation

“Kami meminta ruang dan privasi untuk keluarga saat kami mulai menjalani kehidupan baru ini," kata pernyataan Bill dan Melinda di Twitter, Selasa (4/5).

Dikutip dari Reuters, Bill dan Melinda terdaftar sebagai co-chair dan trustee Bill and Melinda Gates Foundation yang diluncurkan tahun 2020. Hingga akhir 2019, Yayasan tersebut memiliki aset US$ 43,3 miliar atau setara dengan Rp 625 triliun.

Advertisement

Dari tahun 1994 hingga 2018, Bill serta Melinda telah memberikan lebih dari US$ 36 miliar atau setara  Rp 516 triliun kepada Yayasan ini. Yayasan tersebut juga fokus kepada kesehatan masyarakat, perubahan iklim, hingga donasi dalam penanganan Covid-19.

Bill Gates mendirikan Microsoft bersama rekannya Paul Allen usai keluar dari Universitas Harvard tahun 1975. Perkembangan teknologi berdampak pada melesatnya Microsoft secara pesat serta mengantarkan Gates menjadi salah satu individu paling tajir di muka bumi.

Gates pada awal karirnya kerap dikenal sebagai pesaing yang kejam dalam industri teknologi. Pemerintah AS bahkan smepat mendakwa didakwa Microsoft lantaran dianggap melanggar ketentuan antitrust pada akhir 1990-an meski dibatalkan saat naik banding.

Citra publik Gates lalu semakin lembut seiring usianya yang bertambah. Ia lalu mengalihkan kegiatannya ke filantropi dan menghindari banyak kontroversi yang terjadi sebelumnya di Industri teknologi.

Usai menjabat Chief Executive Officer (CEO), Gates lalu mengundurkan diri pada tahun 2000 untuk fokus pada kegiatan filantropi. Ia lalu meninggalkan jabaan struktural di Microsoft pada Maret 2020.

Adapun Melinda French Gates dibesarkan di Dallas, Texas, dan belajar ilmu komputer serta ekonomi Universitas Duke. Usai lulus, Melinda bergabung dengan Microsoft di mana ia bertemu dengan calon suaminya.

Tak hanya itu, tahun 2015 Melinda mendirikan perusahaan investasi yang fokus pada perempuan yakni Pivotal Ventures. Ia juga menerbitkan buku berkudul ‘The Moment of Lift’ yang berisi pemberdayaan wanita.

Perceraian ini hanya terjadi dua tahun usai pendiri Amazon Jeff Bezos berpisah dengan istrinya yakni MacKenxie. Saat itu Bezos memberikan 4 persen saham perusahaan senilai lebih dari $ 35 miliar atau sekitar Rp 495,35 triliun kepada istrinya.

Dikutip dari Forbes, pemberian saham ini membuat MacKenzie menjadi perempuan terkaya ketiga di dunia, setelah Francoise Bettencourt Meyers dari L'Oréal.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait