Rekor Lonjakan 56.757 Kasus Covid-19 RI, 75 Persen Berasal dari Jawa

Lonjakan kasus Covid-19 terus mencetak rekor tertinggi dalam empat hari terakhir.
Ameidyo Daud Nasution
15 Juli 2021, 16:19
covid, corona, rekor covid
ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp.
Sejumlah pasien beristirahat di ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat) tambahan di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/6/2021). Kasus positif Covid-19 di Indonesia melonjak 56.757 orang pada Kamis (15/7).

Penularan Covid-19 di Indonesia terus mengganas hingga saat ini. Bahkan, kasus baru positif corona masih mencetak rekor baru yakni 56.757 orang pada Kamis (15/7).

Ini berarti lonjakan kasus Covid-19 terus mencetak rekor tertinggi dalam empat hari terakhir. Sedangkan Pulau Jawa menyumbang 43.082 atau 75,9 persen dari tambahan kasus hari ini.

Kasus terbanyak disumbang DKI Jakarta dengan 12.691 pasien baru, Jawa Barat dengan 11.101 kasus, dan Jawa Timur dengan 8.230 kasus baru. Berikutnya adalah Jawa Tengah yang melaporkan 4.360 kasus baru, Banten dengan 3.994 angka penularan hari ini, serta Daerah Istimewa Yogyakarta yang mencatatkan 2.706 pasien baru.

Angka kasus positif baru didapatkan dari pemeriksaan terhadap 185.321 orang. Adapun rasio positif terbesar didapatkan dari Nucleic Acid Amplification Test (NAAT) seperti RT-PCR dan tes cepat molekuler yakni 37,7 persen.  

Advertisement

Sedangkan angka kematian pasien Covid-19 juga bertambah 982 orang pada hari ini. Sumbangan terbanyak berasal dari Jawa Tengah yakni 239 orang. Di peringkat dua adalah Jawa Timur dengan 211 kematian hari ini.

Adapun jumlah kasus sembuh hanya bertambah 19.049 orang pada hari ini. Jawa Barat adalah penyumbang tambahan pasien pulih terbanyak dengan 5.137 orang disusul DKI Jakarta dengan 3.026 orang pulih.

Dengan tambahan kasus ini maka, total jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 2.726.803 orang. Adapun angka kematian secara kumulatif sebanyak 69210 orang.

 Pemerintah juga melaporkan adanya kenaikan jumlah kasus aktif menjadi 480.199 orang. Adapun 209.186 orang juga dinyatakan sebagai suspek.

Pemerintah terus mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien Covid-19 lebih besar dari saat ini. Mereka mulai merancang skenario terburuk penularan corona hingga 100 ribu per hari.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan saat ini pemerintah telah mematok skenario terburuk lonjakan Covid hingga 60 ribu sehari. Namun ia membuka kemungkinan adanya peningkatan kasus yang lebih buruk lagi.

 “Kami tidak berharap sampai 100 ribu per hari tapi kami sedang rancang kalau misalnya sampai ke sana,” kata Luhut dalam konferensi pers, Kamis (15/7).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait