Pasien Baru Covid RI 10.534 Orang, Kasus Aktif Turun di Bawah 200 Ribu

Ameidyo Daud Nasution
31 Agustus 2021, 17:32
covid-19, corona, kasus aktif
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.
Sejumlah pelajar mengikuti vaksinasi COVID-19 massal di Stadion Pakansari ,Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021). Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, saat ini sebanyak 2,3 juta anak dan remaja usia 12-18 tahun sudah divaksinasi COVID-19 dosis pertama. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Kasus Covid-19 di Indonesia masih dalam tren menurun usai mengganas pada Juli lalu. Kementerian Kesehatan melaporkan adanya 10.534 orang pada Selasa (31/8).

Pemerintah juga melaporkan pada hari ini jumlah kasus aktif Covid-19 menurun dari 203.060 pada Senin (30/8) menjadi 196.281 orang hari ini. Sedangkan 251.951 orang dinyatakan sebagai suspek corona.

 

Kasus baru hari ini didapatkan dari pemeriksaan terhadap 130.524 orang. Ini berarti rasio positif yang didapatkan sebesar 8%. Namun jika menghitung NAAT (PCR dan TCM), maka positivity rate-nya meningkat jadi 17,3%.

Angka positif tertinggi hari ini disumbang Jawa Timur yakni 1.323 orang. Berikutnya adalah Jawa Barat yang melaporkan 1.127 kasus baru.

Sedangkan angka kematian pasien pada hari ini dilaporkan bertambah 532 orang. Lonjakan pasien meninggal ini merupakan yang terendah sejak 3 Juli lalu sebanyak 493 orang.

Jawa Timur menyumbang pasien meninggal terbanyak hari ini yakni 132 orang. Berikutnya adalah Jawa Barat yang melaporkan 37 pasien meninggal dunia hari ini.

Adapun angka kesembuhan juga bertambah 16.781 orang. Jawa Barat kembali melaporkan pasien pulih terbanyak yakni 2.287 orang.

Terus menurunnya kondisi penularan corona saat ini telah disampaikan Presiden Joko Widodo saat pengumuman perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin (30/8). Jokowi bahkan menurunkan status Malang Raya dan Solo Raya dari Level 4 menjadi Level 3.

Bahkan indikator corona yang membaik di Semarang dan sekitarmya membuat wilayah tersebut turun status menjadi PPKM Level 2.  "Aglomerasi Level 3, Malang Raya, Solo Raya, termasuk Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya," kata Jokowi.

Advertisement
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait