Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Beserta Angin Kencang Hari Ini

Selain hujan deras, BPBD meminta masyarakat mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Jakarta
Ameidyo Daud Nasution
12 September 2021, 09:00
jakarta, hujan, prakiraan cuaca
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.
Warga berwisata saat pasang air laut di Pantai Ancol, Jakarta, Rabu (26/5/2021). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan fenomena gerhana bulan total atau Super Blood Moon berpengaruh terhadap kondisi pasang air laut maksimum di antaranya Laut Jawa, Laut Banda, Laut Flores, Laut Arafuru, perairan barat Sumatera, dan perairan selatan Jawa hingga NTT.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini hujan di Jakarta pada Minggu (12/9). Hal ini lantaran Ibu kota diprediksi mengalami hujan disertai petir dan angin kencang di Jakarta Selatan dan Timur pada sore hari.

Sedangkan hujan beserta angin dan kilat berpotensi terjadi di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu pada Minggu malam hingga Senin (13/9). Dikutip dari Antara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG memprediksi suhi udara Jakarta hari ini berkisar di antara 24 sampai 32 derajat celsius dan tingkat kelembapan udara 80-95%.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Minggu dini hari mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai petir dan angin kencang untuk sejumlah wilayah pada sore hingga malam. Status waspada atau siaga 3 berada pada pintu air Pasar Ikan di Jakarta Utara.

Advertisement

Tak hanya itu, BPBD Jakarta meminta masyarakat mewaspadai gelombang laut di perairan sekitar Ibu Kota hari ini. "Waspada gelombang dengan tinggi 1.25 sampai 2 meter di Laut Jawa Bagian Barat," kata BPBD dalam akun Twitter mereka, Minggu (12/9). 

Adapun dari laman BMKG, cuaca kota lain seperti Surabaya diprediksi cerah dengan suhu 29-35 derajat celsius. Adapun Kota Yogyakarta diramal berawan dengan suhu 27 sampai 31 derajat celsius.

Sedangkan pemerintah telah menyiapkan sejumlah antisipasi demi mencegah banjir terutama di wilayah Pulau Jawa. Terbaru, PResiden Joko Widodo telah meresmikan Bendungan Bendo di Ponorogo, Jawa Timur pada Selasa (7/9) untuk  mengurangi banjir hingga 31%.

"Bisa mengurangi banjir, reduksi banjir 31% atau 117,4 meter kubik per detik," kata Jokowi saat peresmian Bendungan Bendo Ponorogo, Selasa (7/6).

 

 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait