Kasus Baru Covid-19 Bertambah 1.690, Terendah Kedua Tahun Ini

Provinsi Jawa Timur menyumbangkan kasus Covid-19 terbanyak hari ini yakni 195 orang
Ameidyo Daud Nasution
30 September 2021, 20:24
covid-19, corona, pandemi
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Tenaga medis memasukkan cairan vaksin sinovac ke dalam jarum suntik saat vaksinasi Covid-19 di SMKN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, (29/9/2021). Pemerintah menggencarkan program vaksinasi bagi pelajar untuk mendukung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sejumlah daerah.

Pemerintah melaporkan kasus baru Covid-19 bertambah 1.690 pada Kamis (30/9). Tambahan pasien baru hari ini merupakan yang terendah kedua sepanjang tahun 2021.

Kasus baru terendah tahun ini terjadi pada Senin (27/9) yakni 1.390 orang. Sedangkan angka pasien baru corona terus menunjukkan tren menurun usai puncaknya pertengahan Juli lalu.

 Provinsi Jawa Timur menyumbangkan kasus terbanyak yakni 195 orang. Berikutnya adalah Jawa Tengah yang melaporkan 161 pasien baru dan DKI Jakarta dengan 149 kasus.

Adapun angka kematian pasien corona hari ini mencapai 113 orang. Jawa Tengah menyumbang pasien meninggal terbanyak yakni 28 orang, berikutnya adalah Jawa Timur yakni 13 pasien.

Sedangkan angka kesembuhan juga bertambah 2.848 orang hari ini. Jawa Barat menyumbang angka pulih terbesar yakni 288 orang.

Jawa Tengah juga menyumbangkan kasus aktif terbanyak yakni 3.518 orang. Di posisi kedua adalah Kalimantan Utara yang melaporkan 3.022 kasus aktif.

Sedangkan ahli virologi Universitas Udayana I Gusti Ngurah Kade Mahardika memprediksi gelombang ketiga penularan akan terjadi pada Januari-Februari 2022. Hal ini lantaran pandemi di seluruh dunia juga menunjukkan pola gelombang yang sama.

"Kasus gelombang ketiga pasti terjadi," kata Mahardika dalam webinar Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, Kamis (30/9).

Mahardika juga berharap ledakan jumlah pasien di rumah sakit serta kasus orang meninggal akibat Covid-19 tak terjadi jika gelombang ketiga muncul. Ini karena masyarakat diharapkan sudah banyak yang mendapatkan vaksin virus corona.

Dia menjelaskan bahwa vaksinasi bisa menekan jumlah perawatan di rumah sakit dan pasien meninggal dunia. Meski demikian, vaksin tidak akan mencegah transmisi komunitas. "Virus akan menjadi penyakit musiman," kata dia.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait