Kasus Covid-19 RI Tambah 21.311 Orang, Terendah Sejak Awal Februari

Kasus kematian pasien Covid-19 Indonesia juga menunjukkan tren penurunan.
Image title
10 Maret 2022, 18:00
covid-19, corona, pandemi
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.
Warga berjalan di dekat mural bertema pencegahan penyebaran COVID-19 di Jakarta, Rabu (2/3/2022).

Penularan Covid-19 terus menunjukkan tren penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintah melaporkan kasus baru corona bertambah 21.311 orang pada Kamis (10/3), turun 19% dari 26.336 pada Rabu (9/3).

Tambahan kasus hari ini juga menjadi yang terendah sejak 2 Februari lalu yakni 17.895 kasus. Hampir seluruh provinsi menunjukkan tren penurunan kasus hari ini.

Kasus tertinggi berasal dari Jawa Barat yakni 4.576 orang, turun dari 5.578 orang kemarin. Di bawahnya adalah DKI Jakarta yang melaporkan 3.546 pasien baru, turun dari 3.872 kemarin. Di posisi ketiga adalah Jawa Tengah dengan 2.642 atau turun dari 3.126 kasus hari Rabu.

Total kasus nasional hari ini didapatkan pemerintah dari pemeriksaan terhadap 137.764 orang. Ini berarti rasio positif yang diperoleh mencapai 15,4%.

Advertisement

Sedangkan angka kasus kematian hari ini bertambah 279 orang, menurun dari 304 kemarin. Penyumbang terbanyak adalah Jawa Tengah yang melaporkan 91 pasien meninggal.

Adapun pasien sembuh hari ini bertambah 38.399 orang. Jumlah terbanyak disumbang Jawa Barat yakni 13.178 pasien telah pulih.

Pemerintah juga melaporkan kasus aktif Covid-19 berkurang 17.366 orang menjadi 399.453 orang. Selain itu ada pula 21.733 orang yang saat ini berstatus suspek virus corona.

Sedangkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah tengah menyusun strategi untuk menyiapkan protokol endemi Covid-19. Kajian ini akan mempertimbangkan berbagai pendekatan.

“Kami juga mendapatkan arahan dari Bapak Presiden (Jokowi) tadi atas masukan menteri koordinator mengenai strategi dari pandemi menjadi endemi. Kami sudah siapkan protokolnya," kata Budi dalam konferensi pers virtual, dikutip dari Antara, Minggu (27/2).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait