Kasus Covid-19 Bertambah 26.336, Tren Kenaikan di Jakarta dan Jateng

Jawa Barat dan Jawa Timur terus melaporkan tren penurunan kasus Covid-19.
Ameidyo Daud Nasution
9 Maret 2022, 17:29
covid-19, virus corona, jakarta
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Penumpang duduk tanpa berjarak di dalam KRL Commuter Line, Jakarta, Rabu (9/3/2022).

Kasus Covid-19 terus menunjukkan tren penurunan sejak Februari lalu. Pemerintah melaporkan pasien baru virus corona bertambah 26.336 pada Rabu (9/3).

Provinsi Jawa Barat menyumbangkan 5.578 kasus atau turun dari 7.194 pasien baru kemarin. Penurunan kasus juga terjadi di Jawa Timur yakni dari 2.769 kemarin menjadi 2.245 hari ini. 

 Berikutnya adalah DKI Jakarta yang menyumbangkan 3.872 kasus, naik 8,4% dari 3.569 kemarin. Begitu pula Jawa Tengah yang melaporkan kenaikan kasus dari 2.682 kemarin menjadi 3.126 hari ini.

Total kasus nasional hari ini didapatkan dari pemeriksaan terhadap 184.324 orang. Ini berarti rasio positif yang diperoleh hari ini mencapai 14,2%.

Advertisement

Sedangkan angka kematian pasien Covid-19 juga bertambah 304 orang. Sumbangan harian terbanyak berasal dari Jawa Tengah yang melaporkan 87 orang meninggal dunia.

Adapun angka kesembuhan juga bertambah 31.705 orang. Terbanyak berasal dari Jawa Barat yang melaporkan 6.210 pasien Covid-19 telah kembali negatif.

Pemerintah juga melaporkan kasus aktif Covid-19 berkurang 5.673 menjadi 417.219 hari ini. Selain itu ada pula 23.729 orang yang saat ini berstatus suspek virus corona.

Sedangkan Pemerintah telah menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) hingga Surabaya menjadi level 2. Dengan penurunan level, maka sejumlah kegiatan masyarakat juga dilonggarkan.

Daerah PPKM Level 2 dapat memberlakukan kerja dari kantor (WFO) bagi sektor non esensial dengan total kapasitas 75%. Syaratnya, pegawai yang masuk harus telah mendapatkan vaksin Covid-19.

Mal dan pusat perbelanjaan juga bisa buka dengan kapasitas 75% sampai 21.00. Anak berusia 6 sampai 12 tahun yang ingin masuk juga wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait