Mudahkan Pendanaan, Fintech Modal Rakyat Gandeng Huawei Bikin Aplikasi

Platform ini dapat diakses pengguna Huawei App Gallery. Modal Rakyat menyasar pengguna aplikasi di kategori menengah ke atas.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
18 Agustus 2020, 15:36
fintech, huawei, umkm
THAM KEE CHUAN|123RF.com
Orang yang memegang ponsel Huawei Mate dengan simbol Hongmeng OS. Modal Rakyat menggandeng Huawei dalam membuat aplikasi khusus demi memudahkan peminjam P2P lending.

Perusahaan teknologi bidang finansial (fintech lending) Modal Rakyat dan Huawei membuat aplikasi khusus di ponsel asal Tiongkok tersebut. Selain memudahkan pengguna, tujuan platform anyar ini untuk memperluas pemberi pinjaman (lender) dalam menyalurkan modal ke usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tanah Air.

CEO Modal Rakyat Hendoko Kwik mengatakan platform yang dapat diakses pengguna Huawei App Gallery ini menyediakan fitur pendanaan otomatis sehingga pengguna tak menghabiskan banyak waktu dalam mencari pinjaman. Pemberi modal juga dapat membuat konfigurasi pembiayaan yang diinginkan.

“Kami memilih Huawei sebagai salah satu mitra karena mereka brand dengan teknologi mutakhir yang mampu bersaing di pasar global,” kata Hendoko dikutip dari siaran pers, Selasa (18/8). 

 

Hendoko menjelaskan para lender yang ingin berkontribusi menyalurkan permodalan lewat aplikasi dari Huawei dapat menyalurkan pendanaan dengan lebih fleksibel, cepat, dan praktis. Mereka juga dapat dengan mudah mengakses informasi terkait peluang permodalan terbaru di aplikasi tersebut.

Mereka dapat menentukan beberapa hal seperti batas pendanaan, maksimal modal, bunga dan jangka waktu pinjaman, hingga masa berlaku pendanaan otomatis. "Selain itu, setiap transaksi mulai dari deposit, pendanaan, hingga penarikan dana yang telah dilakukan juga dapat diakses setiap saat," ujar Hendoko.

Hendoko mengatakan hal ini penting lantaran UMKM merupakan salah satu penopang perekonomian Indonesia. Dia menyampaikan sebanyak 98,7% usaha di RI merupakan usaha mikro, sebanyak 1,2% usaha kecil, sedangkan 0,11% menengah, dan usaha besar hanya 0,01%.

Chief Technology Officer (CTO) Modal Rakyat Christian Hanggra mengatakan, keberadaan aplikasi Modal Rakyat di ekosistem Huawei akan memberikan alternatif baru di bidang finansial dan investasi bagi pengguna kategori menengah ke atas. "Pengguna Huawei sangat sesuai dengan target kami, sehingga ini menjadi strategi yang tepat,” ujar Christian.

Dalam penyaluran pembiayaan usaha mikro, Modal Rakyat juga menggandeng fintech payment point online bank (PPOB) Payfazz mengeluarkan aplikasi untuk mengakses lebih dari 1 juta warung di seluruh Indonesia. 

Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia Lo Khing Seng mengatakan, hadirnya PayFazz dan Modal Rakyat dapat memberikan kemudahan kepada konsumen perangkat Huawei. 

"Tentunya berangkat dari kesamaan visi yakni mengadirkan kemudahan dan memberikan pengalaman digital kepada konsumen," ujar Seng.

Modal Rakyat telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp 450 miliar kepada lebih dari 3.600 peminjam yang tersebar di 34 provinsi. Tercatat, 98% penyaluran pendanaan dari fintech lending tersebut merupakan pembiayaan produktif. 

 

Reporter: Cindy Mutia Annur

Video Pilihan

Artikel Terkait