Danantara Ambil Alih Pengelolaan PLN Batam Usai Insiden Listrik Mati

Dok.Danantara Indonesia
Ilustrasi Danantara Indonesia
Penulis: Desy Setyowati
15/10/2026, 09.33 WIB

Danantara Indonesia akan memperkuat pengelolaan PT PLN Batam setelah terjadi gangguan pasokan listrik pada 12 Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik, kualitas pelayanan, dan respons terhadap pelanggan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan PLN Batam atas gangguan listrik tersebut. Ia mengatakan Danantara memahami kesulitan yang dialami masyarakat dan dunia usaha akibat gangguan pasokan listrik.

Dony menegaskan bahwa pelanggan menjadi prioritas dalam upaya peningkatan layanan kelistrikan. Oleh karena itu, Danantara akan mendukung PLN Batam dalam mengembangkan kapasitas perusahaan, meningkatkan kualitas layanan, serta memenuhi kebutuhan pelanggan.

“PLN Batam selanjutnya akan berada langsung di bawah Danantara Indonesia,” demikian dikutip dari siaran pers/

Penempatan PLN Batam langsung di bawah Danantara diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi perusahaan, meningkatkan layanan kelistrikan, serta memperkuat daya tarik investasi di Batam.

Danantara Siapkan Penyegaran Manajemen PLN

Selain memperkuat pengelolaan PLN Batam, Danantara Indonesia akan melakukan penyegaran manajemen PLN. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, kinerja PLN Group, keandalan pasokan listrik, dan respons terhadap pelanggan.

Danantara menilai PLN Batam memiliki potensi untuk berkembang seiring dengan posisi Batam sebagai salah satu motor ekonomi dan tujuan investasi. Berbeda dengan model bisnis yang bergantung pada subsidi atau kompensasi pemerintah, PLN Batam menjalankan model bisnis secara mandiri.

Dengan model bisnis tersebut, PLN Batam dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang sejalan dengan kebutuhan kelistrikan di Batam.

Danantara menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan PLN di seluruh Indonesia. Upaya tersebut mencakup penguatan keandalan pasokan listrik, peningkatan kualitas pelayanan, serta perbaikan respons terhadap kebutuhan pelanggan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.