Dukungan AIIB Terhadap Sektor Air

Katadata
Penulis: Melati Kristina Andriarsi - Tim Publikasi Katadata
18/9/2021, 12.31 WIB

Ketersediaan air sangat krusial bagi pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, hingga perniagaan. Tantangan sektor air di Asia bertambah kompleks dengan beragam faktor seperti pertumbuhan ekonomi, urbanisasi, dan perubahan iklim. Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) memiliki visi selaras dengan kebutuhan dan peluang di sektor air. Adapun AIIB melibatkan para ahli, praktisi, dan stakeholder untuk melakukan analisis sektor untuk mengembangkan strategi pembiayaan sektor air.

Dalam wawancara dengan Katadata, Water Specialist AIIB, David Ginting,  menyatakan bahwa Investasi di sektor air sangatlah krusial, karena terkait erat dengan banyak isu dan agenda penting lainnya, termasuk isu perubahan iklim, perkotaan, energi, dan pangan. Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa “Strategi Air AIIB sangat penting untuk menghasilkan dampak positif yang optimal dari pendanaan Bank, terutama di sektor air dengan tantangan yang sangat beragam dengan cakupan yang sangat luas dan menyentuh sektor-sektor lainnya”.

Selain pembiayaan infrastruktur, AIIB juga dapat memobilisasi bantuan pembiayaan dari sektor swasta. Menurut statistik, dari sekitar Rp12.550,7 triliun yang digunakan untuk infrastruktur regional (2015), hanya lima persen atau Rp625,9 triliun yang diinvestasikan untuk sektor air. Sementara dibutuhkan rata-rata Rp1.712,3 triliun hingga Rp3.709 triliun per tahun hingga tahun 2030, untuk memenuhi 2,5-7,5 persen PDB regional. Investasi yang dibutuhkan terbagi menjadi distribusi air dan sanitasi (Rp1.323,3-2.177,1 triliun/tahun), perlindungan banjir (Rp170,7-2.120 triliun/tahun), dan irigasi (Rp426,8-910,6 triliun/tahun).

Terlepas dari kebutuhan pembiayaan infrastruktur yang jauh lebih besar dibandingkan kapasitas fiskal pemerintah dan neraca bank pembangunan multilateral, AIIB berkomitmen menjadi katalisator guna menggaet lebih banyak investor swasta dan lainnya untuk berinvestasi di sektor ini.

Melalui investasi tersebut AIIB hendak memaksimalkan hasil lingkungan dan sosial yang berfokus pada aspek sosial kesehatan dan memastikan pemerataan akses terhadap air dan sanitasi. Sementara hasil lingkungan berfokus pada kualitas dan kuantitas sumber daya air dan ekosistem perairan. Sedangkan hasil perubahan iklim berfokus dalam menguji langkah ketahanan yang diintegrasikan untuk mengurangi kerentanan dan mendukung adaptasi perubahan iklim. AIIB juga menganut prinsip-prinsip investasi infrastruktur air termasuk untuk mempromosikan infrastruktur berkelanjutan, pengelolaan sumber daya terpadu, mobilisasi modal pribadi dan efisiensi, dan adopsi teknologi inovatif.

Pelajari lebih lanjut Peran Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Membangun Infrastruktur Air untuk Masa Depan Indonesia melalui tautan berikut: https://www.aiib.org/en/news-events/media-center/blog/2021/Making-Every-Drop-Count-How-AIIB-is-Building-Infrastructure-for-Tomorrow-in-Indonesia-s-Water-Sector.html