Lion Air Layani Penerbangan Umroh Perdana dari Bandara Kertajati

ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA
Suasana Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang lengang di Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (15/6/2019).
25/11/2022, 12.14 WIB

Lion Air akan mulai melayani penerbangan umroh perdana dari Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati di Kabupaten Majalengka ke Bandar Udara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi mulai besok Sabtu (26/11). Penerbangan akan dilakukan non stop atau tanpa transit.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan Lion Air telah memenuhi dan menjalankan ketentuan operasional menurut masing-masing negara serta aturan internasional.

"Penerbangan ini terlaksana setelah Lion Air memenuhi semua kualifikasi dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) termasuk audit keselamatan dan keamanan," kata Danang dalam keterangan tertulis, Jumat (25/11).

 Gunakan Airbus 330-300CEO

Rute perdana BIJB Kertajati Majalengka – Madinah menggunakan layanan “Premium Service - Umroh” pada penerbangan jarak jauh dengan memfasilitasi para jamaah umroh dengan terbang nyaman.

 Lion Air mengoperasikan armada generasi modern jenis pesawat berbadan lebar atau wide body Airbus 330-300CEO yang didesain bertata letak kursi lorong ganda atau double aisle. Pesawat terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi.

 Jenis pesawat tersebut mampu melayani non-stop yang membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 12 jam. "Jenis pesawat ini sangat tepat untuk mendukung penerbangan ibadah umroh dari BIJB Kertajati Majalengka," ujarnya.

 Lion Air menawarkan layanan mencakup bagasi, makanan di dalam pesawat (inflight meals) tersedia dalam kelas bisnis dan ekonomi, hiburan selama perjalanan, audio video pada setiap kursi. Untuk kenyamanan tamu dari masing-masing daerah asal, Lion Air telah mempersiapkan awak kabin guna membantu kemudahan komunikasi dari aspek bahasa.

Bandara Kertajati merupakan terbesar kedua di Indonesia yakni 1.800 ha. Bandara yang diresmikan pada 24 Mei 2018 ini menjadi pengganti bagi Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Kapasitas BIJB mencapai 11 juta penumpang per tahun.