Kebakaran Gunung Bromo Belum Padam Sepekan, Puncak Seruni Point Ditutup

ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/foc.
Foto udara sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan wisata Puncak Seruni Point di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (10/8/2026). .
13/8/2026, 13.27 WIB

Kebakaran hutan Gunung Bromo, Jawa Timur, belum juga reda setelah seminggu dan berdampak pada sejumlah wilayah di sekitarnya. Pada Kamis (13/8), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memutuskan menutup sementara destinasi wisata Puncak Seruni Point akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo.

"Menindaklanjuti kondisi kebakaran di kawasan sekitar Gunung Bromo yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan pengunjung serta posisi api yang telah mendekati kawasan Puncak Seruni Point maka destinasi wisata tersebut ditutup sementara mulai Rabu (12/8) pukul 20.00 WIB," kata Sekretaris Daerah Probolinggo, Ugas Irwanto di Probolinggo, Kamis (13/8).

Selama penutupan, lanjut dia, seluruh pengunjung dan masyarakat dilarang menuju maupun memasuki kawasan Puncak Seruni Point, karena berbahaya karena kobaran api sudah mengarah ke lokasi wisata tersebut.

"Penutupan berlaku sampai dengan waktu yang tidak ditentukan dan pembukaan kembali kawasan akan diinformasikan lebih lanjut," tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi mengatakan Puncak Seruni Point ditutup demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan wisatawan karena pergerakan titik api mengarah ke sana.

"Puncak Seruni Point ramai dikunjungi sejak empat pintu masuk menuju Gunung Bromo ditutup oleh pihak TNBTS karena wisatawan dapat melihat matahari terbit dari sana, bahkan jumlah pengunjung pernah mencapai 2.000 orang," katanya.

Sejauh ini, lanjut dia, tidak ada kerusakan sarana penunjang wisata di Seruni Point karena sebagian besar fasilitas dibuat dari beton, sehingga aman.

Petugas juga langsung memasang portal serta rambu larangan melintas di jalur menuju Puncak Seruni Point karena masih ada sebagian wisatawan yang belum mengetahui penutupan tersebut.

"Wisatawan dan masyarakat diminta mematuhi barikade dan tidak mencoba menerobos ke kawasan yang berpotensi terdampak kebakaran Gunung Bromo," katanya.

Penutupan Puncak Seruni Point bersifat sementara hingga karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang mengarah ke objek wisata tersebut benar-benar padam dan dinyatakan aman.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemkab Probolinggo berharap sejumlah pihak juga membantu menyampaikan informasi itu kepada masyarakat dan wisatawan agar mendukung pelaksanaan penutupan kawasan demi keselamatan dan keamanan bersama.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.