APPBI Siapkan Mitigasi Dampak Demonstrasi terhadap Pusat Perbelanjaan

Katadata/Fauza Syahputra
Warga melintas di dekat pagar besi yang terpasang di Pakuwon Mal Bekasi, Sabtu (1/8/2026).
Penulis: Kamila Meilina
27/8/2026, 10.37 WIB

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyiapkan langkah antisipasi untuk memitigasi dampak unjuk rasa atau demonstrasi pada 27 Agustus 2026 terhadap operasional pusat perbelanjaan yang berada di sekitar titik aksi. 

Ketua APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, langkah itu terutama dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Pusat perbelanjaan pada dasarnya telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) untuk menghadapi berbagai situasi, termasuk aksi demonstrasi.

“Pusat perbelanjaan telah memiliki SOP dalam mengantisipasi berbagai situasi dan kondisi, termasuk tentunya yang terkait dengan demonstrasi,” kata Alphonzus kepada Katadata.co.id, Kamis (27/8). 

SOP tersebut mencakup berbagai tahapan antisipasi dan mitigasi dengan mengutamakan faktor keamanan serta kenyamanan pengunjung.

Menurut Alphonzus, dampak demonstrasi terhadap pusat perbelanjaan salah satunya bergantung pada akses menuju lokasi mal. Penutupan jalan di sekitar lokasi aksi dapat memengaruhi tingkat kunjungan, terutama bagi pusat perbelanjaan yang berada berdekatan dengan lokasi demonstrasi.

“Pada umumnya kunjungan ke pusat perbelanjaan akan terpengaruh jika ada penutupan akses jalan, terutama bagi pusat perbelanjaan yang berlokasi berdekatan dengan tempat demonstrasi,” ujarnya.

Kunjungan ke Mal di Daerah Bodetabek Berpotensi Meningkat

Namun, kondisi berbeda bisa terjadi pada pusat perbelanjaan yang berada di wilayah penyangga Jakarta. Alphonzus mengatakan, sejumlah mal di kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) justru berpotensi mengalami peningkatan jumlah pengunjung ketika terjadi demonstrasi di wilayah tertentu.

“Namun sebaliknya banyak juga pusat perbelanjaan yang justru meningkat jumlah kunjungannya, terutama yang berlokasi di daerah penyangga, yaitu Bodetabek,” katanya.

APPBI berharap pelaksanaan demonstrasi sebagai bagian dari hak demokrasi masyarakat dapat berlangsung secara kondusif. Menurut dia, kondisi yang aman dan tertib penting untuk menjaga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan di pusat perbelanjaan.

“Pusat perbelanjaan yakin dan percaya bahwa pemerintah dan semua pihak akan melakukan upaya terbaik dalam mengawal setiap pelaksanaan salah satu wujud hak demokrasi rakyat sehingga berlangsung kondusif,” ujar Alphonzus.

Sebelumnya aksi unjuk rasa digelar hari ini pada Kamis (27/8), diprakarsai Aliansi Masyarakat Pati Bersatu alias AMPB dikawasan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Mereka menargerkan unjuk rasa tersebut dihadiri setidaknya 1.000 orang dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Kamila Meilina