Covid-19 di India Tembus 2.000/hari, New Delhi Wajibkan Pakai Masker

ANTARA FOTO/REUTERS/Francis Mascarenhas/WSJ/sa.
Seorang pria berbicara di telepon ketika orang-orang berjalan melewatinya di pasar yang ramai di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Mumbai, India, Minggu (5/9/2021).
Penulis: Yuliawati
22/4/2022, 13.53 WIB

India melaporkan total sekitar 522.000 kematian akibat virus corona meskipun banyak pakar global mengatkan jumlah kematian sebenarnya bisa mencapai 4 juta.

India, negara dengan jumlah kematian Covid-19 tertinggi keempat di dunia, pada Juli tahun lalu pemerintah mencatat 400.000 kematian dalam gelombang wabah varian Delta yang mematikan.

“Studi kami yang diterbitkan dalam jurnal Science memperkirakan tiga juta kematian akibat Covid di India hingga pertengahan 2021, dengan menggunakan tiga basis data yang berbeda,” kata Chinmay Tumbe, asisten profesor di Institut Manajemen India Ahmedabad, yang ikut menulis penelitian tersebut, kepada Reuters.

Pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi telah berulang kali membantah data perkiraan kematian yang lebih tinggi itu dengan mengatakan model matematika yang digunakan untuk memperkirakan kematian di negara-negara kecil tidak dapat diandalkan untuk India.

Banyak ahli kesehatan mengatakan angka itu sebenarnya telah tercapai tahun lalu, tapi dikaburkan oleh survei yang tidak akurat. Kematian tidak tercatat di wilayah pedalaman, daerah tempat jutaan orang masih rentan terkena Covid-19.

Halaman: