Saling Sindir Jokowi - Surya Paloh Pasca Momen Rangkulan Presiden PKS

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh (kiri) berpelukan dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman usai menyampaikan hasil pertemuan tertutup kedua partai di DPP PKS, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi kebangsaan dan menjajaki kesamaan pandangan tentang kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
7/11/2019, 07.26 WIB

Ketua Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh menanggapi enteng sindiran Presiden Joko Widodo terkait pertemuannya dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman yang merupakan oposisi pemerintah.

Menurut Surya, Jokowi hanya sedang melempar lelucon. “Masa kalian enggak menangkap? Pak Jokowi itu punya sense of humor yang tinggi,” kata dia di Jakarta, Rabu (7/11).

Ia meyakini pernyataan Jokowi tersebut bukan sinyal peringatan terhadap Nasdem dan menilai anggapan yang menyatakan demikian terlalu naif. Karena itu, Surya tak bersedih hati dengan pernyataan Jokowi tersebut. “Ya kami tetap gembira lah,” kata dia.

(Baca: Rangkul Presiden PKS, Surya Paloh Kena Sindir Jokowi)

Ia memastikan akan terus berkomunikasi dengan Jokowi setelah ini. Menurut dia, komunikasi dengan Jokowi cukup intens selama ini.

Hanya saja, dia mengakui memang belum berbicara dengan Jokowi setelah bertemu Sohibul. “Belum ketemu dalam fisik, tetapi selalu ketemu dalam batin,” ujarnya.

Halaman: