Gempa 7.4 Skala Richter Guncang Laut Flores, Berpotensi Tsunami

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.
Petugas mengamati informasi gempa bumi terkini melalui alat Warning Receiver System (WRS) di kawasan pariwisata The Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (6/9/2021). Indonesia Tourism Development Corporation bekerja sama dengan BMKG Pusat mengaktifkan alat komunikasi penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapan mitigasi kebencanaan di kawasan pariwisata.
14/12/2021, 11.11 WIB

Gempa dengan kekuatan 7.4 skala richter terjadi di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan peringatan dini tsunami di NTT, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Dari keterangan BMKG, gempa terjadi pada Selasa (14/12) pukul 10.20 WIB. Lokasi berada pada 7.59 Lintang Selatan, 122.24 Bujur Timur, serta kedalaman 10 kilometer.

“Berada di 113 kilometer barat laut Larantuka,” demikian keterangan resmi BMKG, Selasa (14/12).

Berselang 20 menit, dua gempa susulan kembali terjadi di wilayah yang berdekatan tersebut. Gempa berkekuatan 5.6 skala richter kembali terjadi pada pukul 10.41 di 89 kilometer Barat Laut Larantuka. Namun lindu yang terjadi di kedalaman 10 kilometer ini tak berpotensi tsunami.

Begitu pula gempa dengan magnitudo 5.5 SR yang terjadi di 129 kilometer Barat Laut Maumere pada pukul 10.47 WIB juga tak berpotensi tsunami.

 Awal bulan ini melaporkan gempa bumi juga terjadi di Jayapura, Papua dan Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Minggu pagi (5/12). Selain itu, terjadi lindu di Aceh pada Sabtu tengah malam (4/12). Selain itu gempa bumi dengan magnitudo 6,1 terjadi di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Minggu pagi. Namun tidak berpotensi menimbulkan tsunami.