Puan Minta Tak Saling Menyalahkan Soal Batal Gelar Piala Dunia U20

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa.
Ketua Bidang Politik dan Keamanan PDI Perjuangan Puan Maharani menyampaikan pidato saat menghadiri Rapat Konsolidasi Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Jumat (3/3/2023).
Penulis: Ade Rosman
4/4/2023, 14.13 WIB

Ketua DPP Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia Perjuangan Puan Maharani mengatakan batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 tidak perlu diperpanjang.  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu berharap masyarakat tidak saling menyalahkan atas hasil yang didapat tersebut.

"Ini bulan Ramadhan, saya harapkan kita jangan saling menyalahkan namun ini menjadi pengalaman terbaik bagi kita semua," kata Puan kepada wartawan usai Rapat Paripurna, Selasa (4/3).

Sebelumnya, PDIP menjadi sorotan masyarakat usai batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Usia 20. Pasalnya, beberapa kader PDIP menyatakan penolakan terhadap keikutsertaan tim nasional Israel dalam gelaran tersebut.

Menurut Puan, sebaiknya kegagalan tersebut dijadikan evaluasi. Indonesia bisa turut berpartisipasi dalam agenda olahraga internasional dengan berbagai cara.

Sebelumnya, salah satu tokoh yang melakukan penolakan yaitu Gubernur Bali I Wayan Koster. Seperti diberitakan katadata.co.id sebelumnya, Koster pekan lalu mengirimkan surat ke Menpora untuk menolak Timnas Israel bermain di Bali.

Ia beralasan sikap Indonesia tidak sejalan dengan Israel yang menjajah Palestina. Di sisi lain Koster menyebut PDIP hingga hari ini masih menjunjung sikap Soekarno yang menolak keberadaan Israel. Indonesia pun hingga hari ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Meski mengingatkan agar tidak saling menyalahkan, Puan mengatakan ia sangat kecewa dengan pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia. Dia menyebut kekecewaan juga dirasakan oleh PDIP. 

"Tetapi yang harus dilihat adalah bahwa memang dalam aturan yang ada dalam Kementerian Luar Negeri dinyatakan bahwa kita tidak mempunyai hubungan dengan Israel. Jadi itu yang harus dilihat dahulu," kata Puan.

Lebih jauh Puan mengatakan, PDIP telah menanyakan bagaimana sikap pemerintah terkait aturan menyangkut Israel tersebut. Dia menyebut PDIP pada dasarnya mendukung upaya pemerintah dalam menggelar acara internasional.

"Jadi, perbedaan ini jangan kemudian dianggap menjadi satu hal ada yang menggagalkan, berusaha digagalkan dan lain-lain," kata Puan. 

Reporter: Ade Rosman