Bahas Pangan di IPB, Ganjar Ungkap Beda Pandangannya dengan Jokowi

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyampaikan pidato politiknya di depan simpatisan, relawan dan caleg se-Magelang saat melakukan konsolidasi pemenangan di Desa Candirejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023).
19/12/2023, 17.11 WIB

Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan dirinya memiliki pandangan berbeda dengan Presiden Joko Widodo soal pangan. Perbedaan tersebut terletak pada rencananya menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam menyusun rencana kerja sama pertanian.

Hal tersebut disampaikan Ganjar saat mengisi acara Food & Agriculture Summit III, dialog calon presiden RI 2024-2029 dengan tema 'Mewujudkan Kedaulatan Argomaritim Sebagai Fondasi Utama untuk Indonesia Emas 2045'. Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB)  itu digelar di IPB International Convention Center (IICC), Botani, Bogor, Selasa (19/12).

Saat berbicara mengenai kedaulatan pangan, Ganjar mengungkit momen saat Rakernas PDIP yang mana ia sempat dibisiki oleh Presiden Joko Widodo. "Presiden waktu itu (bilang) 'saya sudah bisik-bisik sama Pak Ganjar nanti kalau sudah dilantik langsung bicara kedaulatan pangan'," kata Ganjar mengungkit momen tersebut.

Namun, Ganjar memiliki pandangan yang berbeda dengan bisikan Jokowi. Menurutnya, langkah utama yang akan diambilnya berkaitan dengan kedaulatan pangan yakni menyusun rencana kerja sama dengan IPB.

"Kalau saya enggak pak, siapkan pertemuan dan kontrak dengan IPB, itu lebih pas," katanya.

Pernyataan Ganjar itu lalu memancing riuh para hadirin di lokasi. "Enggak usah tepuk tangan dulu, kecuali di sini sudah kompak mau dukung saya," kata Ganjar, diikuti tertawa hadirin.

Pada kesempatan yang sama, Ganjar pun mengatakan targetnya jika menggandeng IPB. Ia menargetkan kerja sama tersebut paling tidak bisa menghasilkan yakni 7 ton padi.

"Kontrak dengan IPB ini tanaman semusim dalam satu tahun keliahatan hasilnya. Selebihnya apa? Paksa," katanya. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman