Istana Respons Pernyataan Guntur Soal Nasib Jokowi jika Ganjar Menang

Antara
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana
30/1/2024, 16.04 WIB

Istana Kepresidenan menanggapi adanya pernyataan dari Politisi PDIP Guntur Soekarnoputra soal nasib Presiden Joko Widodo. Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan persaingan politik jangan sampai membuka jarak antar anak bangsa. 

Ari mengatakan permintaan tersebut mengutip pernyataan dari capres yang diusung PDIP Ganjar Pranowo. Ia juga mengatakan tahun politik cenderung menimbulkan persaingan dan perbedaan politik yang menonjol. 

"Jangan sampai membuat kita berjarak satu sama lain bahkan menanggap lawan politik sebagai musuh, itu sesuatu yang harus dibangun ke depan," kata Ari kepada wartawan di Kantor Kementerian Sekretariat Negara pada Selasa (30/1).

Ari menambahkan, persatuan bangsa harus dibangun bersama berdasarkan kolaborasi dan sinergi gotong-royong, meski ada pihak atau kubu yang berada di dalam dan luar pemerintahan.

"Seperti yang disampaikan Bung Karno, walaupun kita beragam dari pilihan politik, perbedaan politik terjadi tapi jangan sampai perbedaan itu menghilangkan semangat persatuan Indonesia," ujar Ari.

Presiden salurkan bantuan sembako di Yogyakarta (ANTARA FOTO/ Andreas Fitri Atmoko/agr/aww.)

Sebelumnya, Guntur Soekarnoputra mengatakan saat ini perlunya menerapkan prinsip ambek paramaarta, yang artinya mendahulukan hal penting dan mengesampingkan lainnya.

"Kalau itu sudah tercapai (menang di Pilpres), kekuasaan dan hak prerogratif ada di Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, baru yang lain," kata Guntur di depan relawan pada acara 'rock and roll day's 70's' di Rumah Aspirasi Ganjar-Mahmud, Jalan Diponegoro 72, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/1).

Guntur menyatakan setelah Ganjar-Mahfud menang, barulah memikirkan urusan dengan Jokowi. Belakangan, muncul suara pemakzulan Presiden Jokowi. "Termasuk Jokowi tuh mau kita apain , nantilah," kata Guntur.

Dia meminta relawannya tak perlu memikirkan urusan selain kemenangan Pilpres. "Sudahlah, kita lupakan saja itu dulu, yang penting sekarang menurut ajaran Bung Karno yang tidak bisa ditunda-tunda menangkan dulu Ganjar Pranowo-Mahfud MD," ujar Guntur.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu