Pemerintah AS Ucapkan Selamat Atas Pemilu RI: Bukti Demokrasi Tangguh
Pemerintah Amerika Serikat mengucapkan selamat kepada masyarakat Indonesia atas besarnya partisipasi mereka dalam pemilihan umum atau Pemilu 2024 yang berlangsung kemarin pada Rabu (14/2). Pemungutan suara ini merupakan bukti ketangguhan dan kuatnya komitmen masyarakat Indonesia terhadap proses demokrasi dan lembaga pemilu.
"Kami menantikan pengumuman resmi hasil pemilu dari Komisi Pemilihan Umum," kata juru bicara Gedung Putih Matthew Miller, dikutip Kamis (15/2).
Miller mengatakan bahwa pihaknya berharap agar presiden terpilih Indonesia dan badan legislatif dapat bekerja sama dengan pemerintah AS. Apalagi tahun ini kedua negara merayakan 75 tahun hubungan diplomatik.
Dia mengatakan, kerja sama tersebut mengenai prioritas bersama yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara, termasuk mengatasi perubahan iklim, memastikan Indo-Pasifik yang makmur dan aman, serta menjaga stabilitas internasional.
"Amerika Serikat dan Indonesia adalah mitra dekat, berpedoman pada prinsip-prinsip yang tertuang dalam Kemitraan Strategis Komprehensif kami," ujarnya.
"Bersama dengan pemerintahan baru Indonesia, kami akan berupaya mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi warga negara kami dan mengatasi tantangan paling mendesak di abad ke-21," kata Miller lagi.
Prabowo - Gibran unggul dalam Pemilihan Presiden 2024 dengan perolehan suara sebesar 56,01 persen berdasarkan hasil real count sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Hingga pukul 07.00 WIB, Kamis (15/2), hasil real count menunjukkan pengumpulan suara sebesar 39,87 persen.
Sementara pasangan calon Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar menempati posisi kedua yaitu sebesar 24,56 persen. Di tempat ketiga adalah pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD dengan perolehan suara 19,43 persen.
Berdasarkan hasil real count sementara, Prabowo - Gibran mendapatkan suara terbanyak di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.